Terus Berdampak, Dosen PBIO UMM Perkuat Budaya Publikasi di UIN Jurai Siwo Lampung

Dr. Husamah, M.Pd. menjadi pemateri workshop penulisan ilmiah di Program Studi Tadris Biologi Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan UIN Jurai Siwo Lampung

Metro, Lampung – Upaya memperkuat budaya publikasi ilmiah terus digalakkan oleh Program Studi Tadris Biologi Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan UIN Jurai Siwo Lampung. Salah satu langkah nyata diwujudkan melalui kegiatan Workshop Penulisan Artikel Ilmiah: Strategi Publikasi di Jurnal Bereputasi yang menghadirkan narasumber dari Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Dr. Husamah, M.Pd. Kegiatan yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting pada 24–25 April 2026 ini diikuti oleh dosen dan mahasiswa Tadris Biologi. Workshop ini dirancang tidak hanya sebagai forum berbagi pengetahuan, tetapi juga sebagai ruang pendampingan intensif dalam meningkatkan kualitas karya ilmiah peserta. Dekan Fakultas Tadris dan Ilmu Pendidikan, Dr. Siti Anisah, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen institusi dalam meningkatkan kualitas akademik. Ia menjelaskan bahwa publikasi ilmiah saat ini menjadi indikator penting dalam pengembangan keilmuan dan reputasi akademik. “Aspek publikasi tidak bisa lagi dipandang sebagai kegiatan tambahan, tetapi harus menjadi budaya akademik yang kuat,” ungkapnya. Ia juga menambahkan bahwa kehadiran narasumber yang berpengalaman diharapkan mampu memberikan wawasan strategis bagi peserta. Workshop ini menghadirkan Dr. Husamah, seorang akademisi sekaligus praktisi publikasi ilmiah yang telah menghasilkan ratusan karya dan aktif sebagai reviewer di berbagai penerbit internasional. Dalam pemaparannya, ia menekankan bahwa publikasi ilmiah bukanlah proses instan, melainkan harus dirancang sejak awal penelitian. Ia menyampaikan secara langsung, “Publikasi bukan sekadar menulis di akhir, tetapi harus dirancang sejak awal proses penelitian agar memiliki arah yang jelas.” Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa salah satu kunci keberhasilan publikasi adalah kesesuaian antara topik penelitian, jurnal tujuan, dan kebutuhan pembaca. Ia menilai banyak peneliti gagal menembus jurnal bereputasi karena tidak memperhatikan aspek tersebut. Dalam sesi yang sama, Dr. Husamah juga menguraikan tren publikasi ilmiah tahun 2026 yang semakin kompetitif. Ia menyebutkan bahwa kualitas metodologi, kebaruan penelitian, serta transparansi menjadi faktor utama yang menentukan diterima tidaknya sebuah artikel di jurnal bereputasi. Ia juga menyinggung perkembangan open access yang semakin luas, namun tetap perlu diwaspadai, terutama terkait biaya publikasi dan kredibilitas jurnal. Menurutnya, penulis harus lebih selektif dalam memilih jurnal agar tidak terjebak pada jurnal predator. Selain itu, dalam penjelasannya secara tidak langsung, ia menekankan pentingnya etika ilmiah sebagai fondasi utama dalam publikasi. Etika tersebut meliputi kejujuran data, transparansi, serta keadilan dalam penulisan nama penulis. Tidak hanya teori, workshop ini juga dilengkapi dengan sesi coaching clinic yang memberikan kesempatan kepada peserta untuk mendiskusikan dan membedah artikel mereka secara langsung bersama narasumber. Kegiatan ini berlangsung pada hari kedua dan menjadi salah satu bagian paling diminati peserta. Peserta diberikan kesempatan untuk mendapatkan masukan langsung terkait struktur artikel, kesesuaian metode, hingga strategi memilih jurnal yang tepat. Melalui pendekatan ini, peserta tidak hanya memahami konsep, tetapi juga mampu mengaplikasikannya dalam karya ilmiah mereka. Dalam sesi pendampingan tersebut, Dr. Husamah menyampaikan bahwa banyak kesalahan dalam penulisan artikel terjadi pada bagian dasar seperti pendahuluan dan metode. Ia menegaskan bahwa sebuah artikel yang baik harus memiliki gap analysis yang jelas serta metode yang dapat direplikasi. Ia juga menyampaikan, “Editor jurnal mencari pesan utama yang jelas dari sebuah artikel, mulai dari pertanyaan penelitian hingga kontribusi yang dihasilkan.” Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa penulis harus mampu menyajikan hasil penelitian secara ringkas dan objektif, serta membahasnya secara mendalam dengan mengaitkan pada literatur yang relevan. Kegiatan ini mendapat respons positif dari peserta. Banyak di antara mereka mengaku mendapatkan wawasan baru terkait strategi publikasi ilmiah, khususnya dalam menghadapi tantangan publikasi di jurnal internasional. Secara keseluruhan, workshop ini tidak hanya memberikan pemahaman teoritis, tetapi juga membangun kepercayaan diri peserta dalam menulis dan mempublikasikan karya ilmiah. Hal ini sejalan dengan tujuan kegiatan, yaitu meningkatkan kemampuan peserta dalam membaca tren publikasi, memahami etika ilmiah, serta menyiapkan artikel yang siap dipublikasikan. Melalui kegiatan ini, UIN Jurai Siwo Lampung menunjukkan komitmennya dalam memperkuat budaya akademik berbasis riset dan publikasi. Kolaborasi dengan dosen dari UMM menjadi bukti nyata sinergi antar perguruan tinggi dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan penelitian di Indonesia. Dengan terselenggaranya workshop ini, diharapkan lahir lebih banyak karya ilmiah berkualitas dari dosen dan mahasiswa yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional. Upaya ini sekaligus menjadi langkah strategis dalam meningkatkan reputasi institusi melalui publikasi ilmiah yang berdampak luas.