MALANG – Tim pengelola Jurnal Pendidikan Biologi Indonesia (JPBI) Program Studi S1 Pendidikan Biologi, Fakultas Pendidikan, Sains, dan Humaniora (FPSH) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) bersama tim Research and Development in Education (RaDEn) Program Studi Magister Pendidikan Biologi Pascasarjana UMM mengikuti Workshop Tata Kelola Jurnal yang diselenggarakan oleh Relawan Jurnal Indonesia (RJI) Wilayah Jawa Timur, Jumat (13/6/2026). Kegiatan tersebut digelar dalam rangka memperingati 10 tahun berdirinya Relawan Jurnal Indonesia.

Workshop menghadirkan sejumlah narasumber kompeten di bidang pengelolaan jurnal ilmiah. Materi yang disampaikan meliputi strategi persiapan akreditasi jurnal di tengah kebijakan baru, strategi indeksasi DOAJ, hingga penulisan artikel internasional bereputasi. Kegiatan berlangsung dinamis dengan antusiasme peserta dari berbagai perguruan tinggi di Jawa Timur.

Menariknya, salah satu pengelola jurnal dari UMM turut dipercaya menjadi pemateri dalam kegiatan tersebut. Ia adalah Dr. Husamah, M.Pd., Managing Editor JPBI dan RaDEn sekaligus Wakil Dekan I FPSH UMM. Dalam sesi materinya, Dr. Husamah membahas strategi penulisan artikel internasional bereputasi dan berbagai pengalaman praktis dalam mengelola publikasi ilmiah agar mampu bersaing di tingkat global.

Dr. Husamah menekankan bahwa penguatan kapasitas pengelola jurnal dan penulis artikel ilmiah menjadi kebutuhan penting di era persaingan akademik saat ini. Menurutnya, kualitas jurnal tidak hanya ditentukan oleh substansi artikel, tetapi juga tata kelola, konsistensi penerbitan, hingga jejaring internasional yang dibangun.

“Pengelolaan jurnal saat ini harus semakin adaptif terhadap perkembangan kebijakan dan tuntutan indeksasi internasional. Karena itu, forum seperti ini sangat penting untuk memperkuat kompetensi editor, reviewer, dan pengelola jurnal,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan bahwa keberhasilan jurnal untuk terindeks bereputasi memerlukan kerja kolektif yang serius dan berkelanjutan. “Kita tidak bisa bekerja sendiri. Dibutuhkan kolaborasi tim yang kuat, komitmen menjaga kualitas, serta kemauan terus belajar mengikuti perkembangan publikasi ilmiah global,” tambahnya.

Sementara itu, Editor JPBI sekaligus peserta workshop, Tutut Indria Permana, M.Pd., mengaku kegiatan tersebut memberikan banyak wawasan baru bagi tim pengelola jurnal di lingkungan UMM. Menurutnya, workshop RJI Jatim mampu menjadi ruang berbagi pengalaman dan solusi atas berbagai tantangan pengelolaan jurnal saat ini.

“Kegiatan hari ini sangat bermanfaat karena memberikan banyak insight baru terkait tata kelola jurnal, strategi akreditasi, dan penguatan indeksasi internasional. Kami jadi semakin memahami langkah-langkah konkret yang perlu dilakukan untuk meningkatkan kualitas jurnal,” ungkap Tutut.

Ia juga menilai kehadiran Dr. Husamah sebagai pemateri menjadi kebanggaan tersendiri bagi tim JPBI dan RaDEn. Secara tidak langsung, menurut Tutut, hal itu menunjukkan bahwa pengelola jurnal di UMM memiliki kapasitas dan pengalaman yang diakui secara luas.

Tutut menambahkan bahwa materi yang disampaikan para narasumber sangat relevan dengan kebutuhan pengelola jurnal saat ini. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkala agar tercipta budaya peningkatan mutu publikasi ilmiah di Indonesia.

Menurutnya, dampak positif workshop tidak hanya dirasakan dalam aspek teknis pengelolaan jurnal, tetapi juga membangun semangat kolaborasi antar-pengelola jurnal. Ia menyebut forum tersebut membuka peluang jejaring dan kerja sama yang lebih luas di masa mendatang.

Workshop tata kelola jurnal ini menjadi bagian dari komitmen RJI Jawa Timur dalam mendukung peningkatan kualitas publikasi ilmiah nasional. Selama satu dekade berdiri, RJI terus berkontribusi dalam mendampingi pengelola jurnal agar mampu berkembang, terakreditasi, dan memiliki daya saing internasional.

Partisipasi tim JPBI dan RaDEn UMM dalam kegiatan ini sekaligus menunjukkan komitmen UMM untuk terus memperkuat budaya akademik, riset, dan publikasi ilmiah berkualitas di tingkat nasional maupun internasional.