Prodi Biologi UMM Songsong Akreditasi Internasional ASIIN

Program Studi (Prodi) Pendidikan Biologi Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) siap menyongsong akreditasi internasional ASIIN (Akkreditierungsagentur für Studiengänge der Ingenieurwissenschaften, der Informatik, der Naturwissenschaften und der Mathematik). Langkah ini merupakan bagian dari upaya UMM dalam meningkatkan mutu pendidikan yang sesuai dengan standar internasional. Pada tahun 2024 ini, UMM berhasil memperoleh dana bantuan skema bimbingan teknis (bimtek) dari Kemendikbudristek bersama 15 perguruan tinggi lainnya. “Salah satu perguruan tinggi yang bermitra dalam program ini adalah Universitas Negeri Surabaya (Unesa). Kolaborasi antara UMM dan Unesa berfokus pada pengembangan kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE) untuk Prodi Pendidikan Biologi UMM. Kerja sama ini dimulai pada Juni 2024 dan telah menghasilkan beberapa pencapaian signifikan dalam mendukung persiapan akreditasi internasional,” terang Ketua Prodi Pendidikan Biologi Prof Dr Eko Susetyarini MSi di kantornya, Sabtu (2/11/2024). Prof Eko juga menjelaskan, sejak awal pelaksanaan program, berbagai kegiatan pendampingan intensif telah dilakukan. Kegiatan pendampingan ini melibatkan beberapa pemateri ahli dari universitas terkemuka seperti Universitas Gadjah Mada (UGM), Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Airlangga (Unair), dan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI). Materi yang disajikan mencakup penyusunan Program Educational Objectives (PEO) dan Program Learning Objectives (PLO) sebagai landasan dari kurikulum OBE. Pada 17 hingga 19 Oktober 2024 lalu, seminar hasil kerja sama digelar sebagai bentuk presentasi dari rangkaian kegiatan pendampingan. Dalam seminar tersebut, disampaikan summary kurikulum berbasis OBE yang telah dirancang serta penjelasan tentang beban kerja (work load) bagi mahasiswa. Hasil presentasi ini menjadi acuan bagi kedua institusi untuk mengoptimalkan penyusunan kurikulum yang akan diterapkan. Kepala Program Studi Pendidikan Biologi FKIP UMM Prof Dr Rr Eko Susetyarini MSi juga menyatakan bahwa komitmennya untuk membawa Prodi Pendidikan Biologi UMM menuju akreditasi internasional ASIIN. Menurut Prof Eko, kerja sama dengan Unesa menjadi salah satu momentum penting dalam upaya mencapai target tersebut. Dia juga menekankan pentingnya dukungan dari seluruh sivitas akademika untuk mewujudkan visi ini. UMM berharap bahwa kolaborasi dengan Unesa tidak hanya berhenti di tahap pengembangan kurikulum. Kedua institusi merencanakan untuk melanjutkan kerja sama ini pada periode berikutnya dengan fokus pada penguatan aspek-aspek lainnya yang mendukung akreditasi internasional. Rencana jangka panjang ini mencakup pendampingan lebih lanjut dalam penyusunan dokumen dan pemenuhan standar mutu internasional. Melalui langkah-langkah strategis ini, UMM berkomitmen untuk membawa Prodi Pendidikan Biologi menjadi program studi unggulan dengan standar internasional. Dengan dukungan dari berbagai pihak dan kerja sama yang berkesinambungan,UMM optimistis dapat mencapai target akreditasi ASIIN dalam waktu dekat sehingga memberikan kontribusi positif bagi kualitas pendidikan tinggi di Indonesia. Berita ini telah tayang pada: https://klikmu.co/prodi-biologi-umm-songsong-akreditasi-internasional-asiin/
Ada Empat Profesor dan Puluhan Doktor PBIO UMM Siap Akreditasi Internasional

PBIO UMM makin percaya diri mengikuti akreditasi internasional, karena ada empat Profesor di Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Muhammadiyah Malang yang baru saja dikukuhkan. Diantaranya, Prof. Dr. Ainur Rofieq, MKes guru besar bidang pendidikan biologi dan kesehatan, Prof. Dr. Yuni Pantiwati, MM., M.Pd guru besar bidang pendidikan Biologi, dan Prof. Dr. Abdulkadir Rahardjanto, M.Si guru besar bidang ilmu biologi. Dengan pengukuhan ini, maka PBIO FKIP UMM telah memiliki empat profesor. Sebelumnya telah dikukuhkan Prof. Dr. Rr. Eko Susetyarini, M.Si guru besar ilmu biologi reproduksi. Dalam waktu dekat, diharapkan jumlah profesor akan bertambah karena masih ada dosen yang sedang proses penilaian usulan oleh Kemendikbudristek. PBIO FKI UMM juga memiliki dosen-dosen bergelar Doktor dan berstatus Lektor kepala (Associate Professor) dan Lektor (Assist. Profesor). Ada juga dosen yang sedang menempuh Ph.D di Korea dan beberapa lainnya sedang menyiapkan studi doktoral. Dengan modal ini, PBIO UMM siap dan percaya diri untuk melakukan rekognisi internasional. Akreditasi yang akan dituju adalah ASIIN. “UMM layak kita dorong untuk menjadi World Class University. Profesor yang baru dikukuhkan akan menjadi kekuatan pendukungnya,” kata Kepala LLDIKTI VII Prof. Dr. Dyah Sawitri. Jum’at (22/12/2023). Merespon harapan tersebut, Prof. Dr. Rr Eko Susetyarini, M.Si selaku ketua Prodi PBIO FKIP UMM menegaskan bahwa pihaknya siap untuk menuju internasionalisasi. Menurutnya, modal akreditasi unggul yang telah diperoleh selama satu dekade terakhir sangat cukup menjadi kekuatan. “Kami juga telah memperoleh sertifikasi internasional dari ASEAN University Network Quality Assurance (AUN-QA). Untuk itu kami terbang dan bersinar lebih tinggi untuk mencetak guru-guru profesional, peneliti, dan entrepreneur masa depan yang gemilang,” ujar Prof. Eko. Secara terpisah, Kepala UPT Akreditasi dan Pemeringkatan UMM Dr. Surya Anoraga menyampaikan bahwa Prodi PBIO FKIP UMM dipersiapkan untuk memproses berkat persyaratan akreditasi ASIIN di tahun 2024. “Dengan demikian, ditargetkan 2025 sudah disubmit dan divisitasi. PBIO FKIP UMM sangat mumpuni dengan pengalaman, SDM, dan capaian-capain luaran selama ini,” tukasnya. Berita ini telah tayang pada: https://mediapribumi.id/ada-empat-profesor-dan-puluhan-doktor-pbio-umm-siap-akreditasi-internasional/
AUN-QA: Program Studi Pendididkan Biologi FKIP – UMM Meraih Sertifikasi AUN-QA

Internasionalisasi Program Studi. Malang (20/04/2018) Program Studi pendidikan biologi satu-satunya di jawa-Bali yang telah mendapatkan assesment dari Tim Assesor ASEAN University Network-Quality Assurance (AUN-QA) bertempat di Sidang FKIP GKB I Lantai 6 dan Ruang sidang Senat UMM yang berlangsung selama 3 hari mulai tanggal 18-20 April 2018. AUN-QA adalah sebuah organisasi jejaring Universitas di Asean yang mempunyai tujuan utama untuk memperkuat dan memperluas kerjasama di bidang pendidikan tinggi antar negara Asean. AUN-QA merupakan assessment, dan bukan Badan atau lembaga akreditasi. Akreditasi sendiri merupakan bagian dari Quality Assurance. Penilaian dilakukan secara mandiri (self assessment) dengan melakukan penulisan SAR (Self-Assesment Report). Proses ini diikuti dengan konfirmasi kelengkapan dokumen dan menentukan Action For Improvement terhadap hasil SAR. Setelah itu barulah akan dilakukan proses visitasi oleh tim reviewer dari anggota AUN-QAyang berasal dari negara ASEAN lainnya untuk memberikan masukan terhadap self assessment yang telah dilakukan. 111th AUN-QA Programme Assessment at University of Muhammadiyah, hadir sebagai Assessor Dr. Wyona C. Patalinghug (AUN-QA Expert De La Salle University – Philippines) dan Prof. Dr. Irfan Naufal Umar (Centre for Instructionsl technology and Multimedia University Sain Malaysia), jajaran Dekanat FKIP, dan seluruh Dosen Prodi Pendidikan Biologi. Universitas Muhammadiyah Malang bergabung menjadi anggota AUN-QA sejak Agustus 2016 di beberapa program studi diantaranya adalah Program Studi Pendidikan Biologi, Program Studi Manajemen, dan Program Studi Peternakan. Fauzan Rektor UMM “Sejalan dengan Visi-Misi Universitas, moment ini adalah salah satu langkah untuk meningkatkan mutu pendidikan UMM dan siap bersaing di kancah internasional, kedepannya program studi-program studi yang lain akan menyusul mendapatkan pengakuan internasional”. Kesan Mendalam diperoleh dalam kegiatan ini, selain saran pengembangan mutu pendidikan dan kerjakeras yang tidak menghianati hasil, program studi pendidikan Biologi kedepan bertekat menjadi yang terbaik dalam melayani dan mengabdi sebagai untuk meraih sukses dimasa depan. Iin Hindun (Kaprodi) menjelaskan “setelah Akreditasi A dari BAN-PT, Sestifikasi AUN-QA, kami tidak puas sampai disini, setelah ini kami siap-siap mengajuk sertifikasi ISO, Akreditasi Jurnal Pendidikan Biologi Indonesia (JPBI), Seminar Nasional ke IV, Magang Internasioanal, dan banyak program lain untuk membuktikan bahwa kami memang layak mendapatkan pengakuan internasional”. Terimakasih atas segala nikmat yang telah diberikan Allah SWT dan semua pihak yang telah membantu mensukseskan kegiatan ini, semoga dihitung sebagai amal baik serta mendapatkan balasan yang baik pula, aamiin.