Cetak Ilmuwan Muslim Masa Depan, Sekolah Ini Datangkan Pakar dari PBIO-UMM

Malang — SMA Integral Ar-Rohmah, salah satu Islamic Boarding School ternama di Kabupaten Malang, bahkan Malang Raya, terus berkomitmen mencetak generasi Muslim yang tak hanya beriman dan bertakwa, tetapi juga unggul dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan Pelatihan Menulis Karya Ilmiah yang diikuti oleh ratusan santri. Dalam kegiatan istimewa ini, sekolah mendatangkan langsung pakar penulisan ilmiah nasional, Dr. Husamah, S.Pd., M.Pd., dosen Pendidikan Biologi FKIP Universitas Muhammadiyah Malang (PBIO-UMM). Pelatihan yang berlangsung di aula sekolah ini bertujuan membekali para santri dengan keterampilan menulis karya ilmiah sekaligus menumbuhkan semangat berpikir kritis dan ilmiah. Dr. Husamah, yang dikenal sebagai tokoh inspiratif dalam dunia kepenulisan ilmiah, memberikan pemahaman mendalam tentang pentingnya seorang Muslim memiliki tradisi berpikir ilmiah, sebagaimana yang dicontohkan oleh para ilmuwan Muslim pada masa kejayaan Islam. “Dalam sejarah peradaban Islam, kita memiliki banyak teladan ilmuwan besar seperti Al-Khawarizmi, Al-Farabi, Ibnu Sina, dan Ibnu Khaldun. Mereka menjadikan Al-Qur’an dan Sunnah sebagai sumber inspirasi dalam mengembangkan ilmu pengetahuan. Sayangnya, umat Islam saat ini mengalami kemunduran dalam bidang Iptek. Padahal Allah SWT telah memerintahkan kita untuk memaksimalkan akal dan pikiran dalam mencari ilmu,” ungkap Dr. Husamah di hadapan para santri. Lebih lanjut, ia menekankan bahwa menulis bukan sekadar menuangkan pikiran ke dalam tulisan, melainkan juga menjadi sarana menyebarkan kebaikan dan berbagi ilmu yang bermanfaat. “Menulis adalah jalan untuk menjadi sumber inspirasi. Lewat tulisan, kita bisa memengaruhi cara berpikir orang lain, membangun peradaban, dan berkontribusi bagi kemajuan bangsa. Menulis adalah bentuk dakwah intelektual,” tambahnya. Bagi Husamah, menulis adalah aktivitas yang membentuk karakter sekaligus melatih ketajaman berpikir. Ia membagikan pengalaman pribadinya saat meniti karier di dunia akademik, mulai dari menulis sejak menjadi mahasiswa hingga akhirnya menorehkan berbagai prestasi di kancah nasional. Cerita-cerita inspiratif yang dibagikan olehnya sukses membakar semangat para santri untuk mulai menulis dan mengasah kemampuan berpikir ilmiah. Sementara itu, Kepala SMA Integral Ar-Rohmah, Ustadz Amriyanto Hadi, S.Pd.Gr., M.Pd., mengungkapkan bahwa kegiatan ini sangat penting dalam membangun kesadaran dan kemampuan berpikir ilmiah para santri. Ia berharap, melalui pelatihan ini, para santri bisa meneladani semangat para ilmuwan Muslim terdahulu. “Santri-santri kami harus memiliki keunggulan, tidak hanya dalam aspek spiritual, tetapi juga dalam bidang ilmu pengetahuan. Mereka adalah calon ilmuwan Muslim masa depan yang cerdas, beriman, dan bertakwa. Dengan bekal pengetahuan dan keterampilan menulis ilmiah, kami berharap mereka mampu berkontribusi nyata bagi kemajuan umat dan bangsa,” ujar pria yang juga merupakan alumni UMM ini. Di sisi lain, Ustadz Akhmad Salim, S.Pd.,Gr., selaku Kepala Bidang Minat dan Bakat SMA Integral Ar-Rohmah, turut memandu jalannya kegiatan sekaligus sesi diskusi interaktif. Ia menuturkan bahwa menulis adalah alat yang efektif untuk menumbuhkan kepekaan sosial dan lingkungan. “Melalui tulisan, para santri diajak untuk peka terhadap berbagai permasalahan di sekitar mereka, baik di lingkungan sekolah, masyarakat, maupun bangsa secara lebih luas. Dengan menulis, mereka tak hanya melatih kemampuan berpikir kritis, tetapi juga diajak untuk mencari solusi atas persoalan-persoalan yang mereka amati,” jelas Ustadz Akhmad Salim. Pelatihan ini disambut dengan antusias tinggi oleh para santri. Mereka merasa mendapatkan motivasi besar untuk mulai menulis dan mengembangkan ide-ide mereka. Salah satu santri, Rifkii Aufa, mengaku terinspirasi oleh materi yang disampaikan oleh Dr. Husamah. “Saya jadi sadar bahwa menulis bukan hanya tentang menyelesaikan tugas sekolah, tapi juga tentang berbagi ilmu dan memberikan manfaat bagi orang lain. Saya ingin menulis tentang isu-isu lingkungan di sekitar saya dan mencari solusinya,” ujar Achmad Chofif, santri lain, penuh semangat. Kegiatan ini diakhiri dengan sesi tanya jawab dan diskusi mendalam antara Dr. Husamah dan para santri. Suasana penuh semangat dan rasa ingin tahu sangat terasa dalam sesi ini. Para santri saling berlomba mengajukan temua permasalahan dan solusi sebagai dasar yang baik langsung di hadapan sang pakar. Dengan adanya pelatihan ini, SMA Integral Ar-Rohmah berharap dapat menanamkan tradisi ilmiah di kalangan santri, sekaligus membekali mereka dengan keterampilan menulis yang mumpuni. Lebih dari itu, sekolah ini bercita-cita melahirkan generasi Muslim yang tak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki kepekaan sosial dan nilai-nilai spiritual yang kuat. “Pelatihan ini bukanlah akhir, melainkan langkah awal. Kami berharap para santri terus menulis, mengembangkan ide-ide mereka, dan menjadi bagian dari kebangkitan intelektual Islam. Masa depan ada di tangan mereka,” pungkas Ustadz Amriyanto. Dengan semangat meneladani para ilmuwan Muslim terdahulu, SMA Integral Ar-Rohmah terus melangkah maju, mencetak generasi cerdas, beriman, dan berilmu, siap menjadi pionir kebangkitan umat di masa yang akan datang. Semoga lahir ilmuwan-ilmuwan Muslim hebat dari sekolah ini, yang akan mengharumkan nama bangsa dan agama di kancah dunia.

Dosen PBIO UMM Bagikan Tips Cerdas Penggunaan AI untuk Riset

Dosen Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta, bersama Dosen PBIO UMM setelah berkegiatan

Yogyakarta — Kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) kini telah dimanfaatkan dalam berbagai bidang, termasuk dalam dunia akademik. Seiring dengan berkembangnya teknologi ini, berbagai platform AI muncul untuk membantu para dosen dalam merancang penelitian dan menulis artikel ilmiah. Menyadari hal ini, Fakultas Psikologi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta mengundang Ahmad Fauzi, selaku dosen Program Studi Pendidikan Biologi Universitas Muhammadiyah Malang (PBIO UMM), sebagai narasumber dalam workshop bertajuk “Penulisan Artikel Ilmiah dan Strategi Publikasi di Jurnal Terindeks Scopus Berbantuan AI”. Workshop yang diadakan pada Selasa, 18 Februari 2025 di Kampus 1B UAD ini, dihadiri oleh 43 dosen dari Program Studi S1, S2, dan S3 Psikologi UAD. Dalam kesempatan tersebut, Ahmad Fauzi, menyampaikan dua materi utama, yaitu pemanfaatan AI untuk merancang ide dan desain penelitian berstandar jurnal bereputasi serta strategi penulisan artikel jurnal bereputasi dengan bantuan AI. Selain memberikan pemaparan materi, beliau juga mempraktikkan penggunaan beberapa platform AI yang dapat langsung diikuti oleh peserta workshop. “AI dapat menjadi alat yang sangat bermanfaat dalam penelitian dan publikasi ilmiah, namun penggunaannya harus tetap memperhatikan integritas akademik,” kata Ahmad Fauzi. Ia menekankan, bahwa AI sebaiknya digunakan sebagai alat bantu dalam menghasilkan karya ilmiah, bukan sebagai aktor utama yang menyelesaikan artikel sepenuhnya. Menurutnya, meskipun AI dapat diperintahkan untuk melakukan banyak hal, peneliti tetap harus mempertahankan sikap ilmiah dan etika akademik. Disamping itu, Ahmad Fauzi menjelaskan, bahwa mahasiswa kini memiliki akses mudah terhadap AI melalui smartphone mereka. Oleh karena itu, dosen perlu mengedukasi mahasiswa mengenai batasan, etika, serta kekurangan AI. “Alih-alih melarang, dosen sebaiknya melibatkan AI dalam diskusi perkuliahan agar mahasiswa dapat memahami cara pemanfaatan yang bertanggung jawab,” jelasnya. Workshop ini memberikan wawasan berharga bagi para peserta dalam memanfaatkan AI secara cerdas dan etis dalam penelitian serta publikasi ilmiah. “Dengan semakin berkembangnya teknologi AI, pemahaman mengenai penggunaannya yang bijak dan sesuai etika akademik menjadi semakin penting bagi para akademisi,” tukasnya.   Berita ini telah tayang pada: https://mediapribumi.id/dosen-pbio-umm-bagikan-tips-cerdas-penggunaan-ai-untuk-riset/