Pencapaian Gemilang! Pendidikan Biologi UMM Kini Diperkuat Enam Profesor dan Komitmen pada Keunggulan Lulusan

Malang — Program Studi Pendidikan Biologi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kembali mencatatkan capaian akademik penting dengan bertambahnya dua guru besar baru. Pengukuhan ini dilakukan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia, sehingga jumlah total profesor aktif di prodi tersebut kini mencapai enam orang. Dua dosen yang resmi menyandang gelar profesor adalah Prof. Dr. Atok Miftachul Hudha, M.Pd, di bidang Etika Biologi dan Pembelajarannya, serta Prof. Dr. Lud Waluyo, M.Kes, di bidang Mikrobiologi. Keduanya dikenal luas sebagai akademisi yang produktif dalam riset, aktif dalam pengabdian masyarakat, serta konsisten melakukan inovasi dalam pembelajaran biologi. Sebelum penambahan ini, Pendidikan Biologi UMM telah memiliki empat guru besar aktif, yaitu Prof. Dr. Yuni Pantiwati, MM., M.Pd, Prof. Dr. Rr. Eko Susetyarini, M.Si, Prof. Dr. Abdulkadir Rahardjanto, M.Si, dan Prof. Dr. Elly Purwanti, M.P. Sementara itu, Prof. Dr. Ainur Rofiq, M.Kes, salah satu guru besar sebelumnya, telah wafat. Ketua Program Studi Pendidikan Biologi, Prof. Dr. Rr. Eko Susetyarini, M.Si, menyampaikan bahwa pencapaian ini merupakan hasil dari sinergi seluruh elemen sivitas akademika. Ia menegaskan bahwa penguatan kualitas sumber daya manusia menjadi kunci dalam menghadapi dinamika dan tantangan pendidikan global. “Dengan hadirnya dua guru besar baru, kapasitas keilmuan kami semakin solid. Kami menargetkan jumlah profesor bisa bertambah dua kali lipat dalam tiga hingga empat tahun mendatang, seiring banyaknya dosen muda yang tengah menempuh studi doktoral di dalam dan luar negeri,” ujarnya. Pendidikan Biologi UMM dikenal memiliki cakupan keilmuan yang luas dan terintegrasi, mulai dari biologi molekuler, mikrobiologi, pendidikan biologi, hingga etika keilmuan. Model pembelajaran yang digunakan berbasis Outcome-Based Education (OBE), yang menekankan ketercapaian kompetensi dan penerapan nyata oleh mahasiswa di dunia kerja. “Kami ingin mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara teoritis, tetapi juga terampil secara praktis dan siap berkontribusi langsung di masyarakat,” ungkap Prof. Dr. Yuni Pantiwati, MM., M.Pd. Secara kelembagaan, Prodi Pendidikan Biologi UMM telah memperoleh akreditasi Unggul dari BAN-PT serta sertifikasi internasional AUN-QA, sebagai bukti pengakuan terhadap kualitas pendidikan yang diselenggarakan. Selain itu, jurnal ilmiah yang dikelola, yakni JPBI, telah terakreditasi SINTA 2 dan menjadi wadah strategis publikasi hasil riset dosen maupun mahasiswa. Dari sisi sarana, UMM menyediakan fasilitas penunjang pembelajaran yang memadai, seperti laboratorium biologi lengkap, ruang kelas digital, greenhouse, serta akses teknologi pendidikan mutakhir. Prodi ini juga aktif menjalin kerja sama dengan berbagai institusi nasional dan internasional, membuka kesempatan untuk magang, penelitian kolaboratif, hingga program pertukaran pelajar. Lulusan Pendidikan Biologi UMM telah banyak berkontribusi di berbagai bidang dan wilayah, mulai dari tenaga pendidik, peneliti, dosen, pelaku industri, hingga pemimpin daerah. Salah satu alumni, Yanur Setyaningrum, M.Pd, saat ini menjabat sebagai kepala sekolah di Kota Malang. “Kami dibekali keterampilan berpikir kritis, etika profesional, dan daya adaptasi tinggi. Para dosen di UMM sangat inspiratif dan membentuk karakter kami dengan kuat,” tutur Yanur. Sebagai bagian dari Universitas Muhammadiyah Malang yang mengusung visi The Real University dan Your Bright Future, Program Studi Pendidikan Biologi juga aktif dalam program pengabdian masyarakat berbasis riset berdampak. Beberapa di antaranya adalah pengembangan biopestisida ramah lingkungan, edukasi konservasi hayati, hingga literasi sains berbasis kecerdasan buatan (AI). Prof. Eko menegaskan bahwa pihaknya tidak akan berhenti pada capaian ini. Dorongan untuk terus meningkatkan kualitas akademik, memperluas jejaring kemitraan, serta mendorong akselerasi karier dosen ke jenjang guru besar akan terus dilakukan. “Kami berkomitmen mencetak guru-guru profesional dan lulusan yang memiliki daya saing global. Dunia pendidikan terus berubah, dan kami siap menjadi bagian dari perubahan tersebut,” tegasnya. Dengan bertambahnya jumlah guru besar, raihan akreditasi unggul, serta jejaring kemitraan yang terus berkembang, Pendidikan Biologi UMM membuktikan diri sebagai program studi visioner yang memberi dampak nyata bagi dunia pendidikan dan kemajuan bangsa.