PBIO UMM Komitmen Luluskan Mahasiswa Berprestasi dan Hanya 7 Semester

Prodi Pendidikan Biologi FKIP UMM menghelat kegiatan kuliah umum, Senin 2 Oktober 2023. Acara ilmiah ini menghadirkan dua alumni sukses dengan background kesibukan yang berbeda. Ditemani Kaprodi, Prof. Dr. Rr. Eko Susetyarini, M.Kes, keduanya menginspirasi para mahasiswa. Filsa Hawami, S.Pd, alumni PBIO UMM angkatan 2014 dan lulus 2018 yang menjadi guru di SMP Ar-Rohmah Putri. Sekolah ini merupakan sekolah favorit di Malang, bahkan Jawa Timur. “Kita harus berkomitmen menjadi guru profesional. Kita harus terus menjadi lebih baik dan menjadi teladan. Nah, Anda akan disiapkan menjadi guru profesional di Pendidikan Biologi FKIP UMM.” tutur guru yang banyak mengantarkan santrinya ke luar negeri ini. Prof Eko dalam pengantarnya menegaskan komitmen prodi untuk menyiapkan mahasiswa menjadi lulusan terbaik. “Kita menyiapkan banyak program. Dosen-dosen kita adalah yang terbaik dan berpengalaman. Kita bekerja untuk mengawal para mahasiswa lulus tepat waktu, dan lulus dengan mendapatkan pekerjaan yang sesuai. Para alumni yang kita hadirkan hari ini adalah contoh alumni yang sukses yang diharapkan menjadi contoh,” ujar profesor biologi reproduksi ini. Salah satu alumni lain yang dihadirkan hari ini adalah Siti Amina S.Pd, yang menggeluti bisnis anggrek. Pengalamannya sampai level nasional. Saat ini sering menjadi juri kontes anggrek. “Bisnis anggrek menjanjikan sepanjang waktu. Walau terkadang naik turun, tetapi tetap establish. Jadi, pengalaman waktu kuliah khususnya magang menjadikan saya bisa bermain di dunia peranggrekan dan menjadi sumber penghasilan,” terang alumni yang memasarkan anggreknya sampai ke luar Jawa. Berita ini telah tayang pada: https://www.kompasiana.com/044_gathutwidyarama8473/651b76874addee1f8c7508e2/pbio-umm-komitmen-luluskan-mahasiswa-berprestasi-dan-hanya-7-semester
Program Studi Pendidikan Biologi Berkomitmen mengajak sekolah di Indonesia untuk Berprestasi

Tidak semua ingin berprestasi? Miris sekali…, padahal berprestasi itu mudah Guys. Malang, 27 Agustus 2022, Prodi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) punya gawe mengajak semua civitas akademika, peserta didik, dan guru berkolaborasi untuk mengembangkan diri dan berprestasi. Melalui mimbar akademik bertajuk “Berprestasi itu Mudah Guys” prodi Pendidikan Biologi mendobrak dan meyakinkan kepada masyarakat khususnya generasi muda wajib terdepan dan mengispirasi. Kelebihan demografi menjadi peluang untuk mewujudkan generasi emas indonesia 2045 yang gandrung dengan prestasi. Mahasiswa, alumni, pesertadidik (SMP/SMA/sederajat), guru, dan masyarakat umum wajib tergelitik, tergugah, dan harus bergerak merubahnya jika tidak ingin negara tercinta kita ini selalu tertinggal dari negara-negara lain. “Yang Muda dan Berprestasi”, kiasan ini mungkin tidak berlaku lagi, karena berprestasi tidak memandang usia, semua orang bisa mewujudkannya. Orasi ilmiah pertama disampaikan oleh Nur Aliyah, S.Pd M.Pd beliau alumni Prodi Pendidikan Biologi sekaligus Kepala Madrasah MTSN 2 Jember ini, membagikan pengalaman pretasinya melalui karya-karya buku yang diterbitkannya. Beliau siap berkolaborasi dalam menulis buku dengan peserta. Inisiatif ini akan ditindak lanjuti prodi dengan pendampingan yang akan dilakukan oleh Prodi Pendidikan Biologi. “diam-diam melakukan sesuatu, tapi ketika karya buku saya terbit, orang lain baru paham dan kaget mengapa saya banyak diam, ternyata sedang menulis buku” ungkap beliau dalam memotivasi peserta kuliah tamu. Jadi, diam bukan karena tidak ingin berprestasi, tapi mampu menghasilkan karya sebagai bukti bisa berprestasi. Kuncinya perbanyak aktifitas litarasi dan fokus dan selesaikan karya yang kita mulai. Orasi Ilmiah kedua disampaikan oleh Husamah, M.Pd Dosen berprestasi dengan jumlah sitasi karya ilmiahnya tidak diragukan lagi. Beliau menyampaikan, berbagai prestasi membanggakan yang diperolehnya tidak lepas dari peran Prodi Pendidikan Biologi FKIP UMM yang selalu mensuport dan memfasilitasi sejak masih mashasiswa sampai menjadi dosen di UMM. Menulis dan menghasilkan karya Ilmiah diniatkan untuk menyebarluaskan ilmu yang bermanfaat, karena di UMM memberikan cirikhas kepada civitas akademika untuk mengimplementasikan nilai-nilai islam di setiap aktifitas. Menurut Husamah, “Semua orang bisa berkarya dan berprestasi, namun jangan melupakan pemberi ilmunya, yaitu Allah SWT”. Setiap karya dan prestasi bisa banyak cara untuk mewujudkknaya, namun sebuah karya dan prestasi yang bernilai itu jika memberikan manfaat untuk orang lain. Dilanjutkan oleh orasi ilmiah ketiga oleh Sasabiilah Raihanah, mahasiswa semester lima Prodi Pendidikan Biologi yang berprestasi bidang olimpiade biologi tingkat Nasional dan Internasional. Dalam orasi ilmiahnya, mengajak teman sebayanya dan pesertadidik di sekolah (SMP/SMA) untuk meningkatkan kompetensi diri yang kita minati dan kita senangi. Dengan niat baik dan meyakini setiap orang itu memiliki kelebihan dan kesempatan yang sama, maka pasti bisa diasah keterampilannya, dan pihak sekolah/kampus bisa memberikan ruang belajarnya. Mengapa harus ikut olimpiade? Salsabila menyampaikan “Belajar itu ibadah, prestasi itu dakwah” komitmen yang diucapkan di setiap momen membawaya meraih prestasi gemilang. Jadi olimpiade baginya merupakan cara belajar sambil beribadah. Ibaratnya beribadah itu wajib, belajar setiap saat ya… tidak masalah, dan pastinya akan kita nikmati hasilnya. Bisa mencapai prestasi olimpiade di internasional mengapa tidak….?, jika kita mau berusaha pasti bisa, karena bagi Allah tidak ada yang tidak mungkin. Maka percayalah. Kuliah Tamu (SERI: 1) ini, merupakan rangkaian acara untuk menyambut generasi baru mahasiswa Prodi pendidikan biologi agar mengenal atmosfir belajar dan memfasilitasi kompetensi dan berprestasi selama kuliah di Program studi yang tidak diragukan lagi kualitas nasional dan internasionalnya. Kegiatan ini, selain sebagai wadah sosialisasi mudahnya berprestasi bagi masyarakat melalui karya, juga digunakan prodi untuk menegaskan kepada masyarakat bahwa mahasiswa dan dosen Program Studi Pendidikan Biologi FKIP-UMM memiliki cirikhas yaitu selalu prestasi melalui karya ilmiahnya. Berita ini telah tayang pada: https://jatimaktual.com/blog/2022/08/27/pbio-umm-dorong-sekolah-di-indonesia-terus-berprestasi/
Tradisi Juara: Gagal tembus PIMNAS, Tim Ragung UMM Malah Sabet Medali Emas Internasional

Kegiatan pembelajaran selama pandemi Covid-19 hanya dapat dilaksanakan secara daring dikarenakan kebijakan pemerintah untuk membatasi aktivitas kita. Hal ini tidak menyurutkan langkah lima mahasiswa UMM yang tergabung dalam tim RaGung (Rambut Jagung) sebutannya untuk berinovasi. Berawal dengan keprihatinan kondisi sosial ekonomi petani jagung yang ada di kota Batu, Jawa timur. Selama pandemi Covid-19 harga jagung di pasaran terus menurun, sedangkan beberapa bagian dari tumbuhan jagung hanya akan berakhir sebagai limbah. Tim Ragung UMM ini berinovasi membuat pemberdayaan masyarakat dengan mengolah limbah rambut jagung menjadi minuman berkhasiat. “Berawal dari keprihatinan kita dengan kondisi petani jagung, kita tergerak untuk berinovasi dan berhasil di danai Dikti dalam Program Kreativitas Mahasiswa (PKM), meskipun belum berhasil masuk ke PIMNAS” Ungkap Aggy salah satu anggota tim RaGung UMM. Berawal dari niat tulus tim RaGung UMM untuk membantu perekonomian petani jagung nampaknya membawa kebarokahan untuk tim ini. Tim RaGung UMM berhasil menyabet Gold Medal dalam kegiatan internasional yang dilaksanakan oleh Indonesia International Institute for Life Science (I3L), berkolaborasi dengan Indonesia Young Scientist Association (IYSA), dan International Music, Science, Energy, and Engineering Fair (BUCA IMSEF, Turki). Unsur yang dinilai dalam ajang ini meliputi penilaian abstrak, poster, full paper, serta kegiatan presentasi. Inovasi yang di usung oleh tim UMM adalah menekankan kebermanfaatan inovasi minuman RaGung dalam upaya pemberdayaan masyarakat petani jagung di Batu. Keberhasilan ini tidak terlepas dari perjuangan dan perbedaan latar belakang disiplin keilmuan yang membuat mereka lebih holistic dalam mendesain inovasinya. Tim ini terdiri atas Siti Mariyatul Qibtiyah (sebagai ketua) dan Aggy pramesti Wary dari Pendidikan Biologi, Olivia Margareta dari Pendidikan Bahasa Inggris, Siti Rofiatul Sazjiyah dari Sosiologi, dan Eginuari Ilhani dari Ilmu Hukum. “Gold Medali yang diraih oleh tim RaGung UMM ini merupakan bonus atas kerja keras yang kami lakukan. Namun bukan sebagai akhir dari program pengabdian kami, bahkan sebaliknya ini adalah titik awal usaha kami untuk lebih meningkatkan eksposure terhadap produk minuman RaGung agar produksi minuman ini terus meningkat untuk kesejahteraan para petani jagung di Batu” ungkap Ria selaku ketua tim RaGung UMM.
Mahasiswa Prestatif: Tradisi Juara Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI)

Malang, 21 Januari 2019. Tradisi Juara. Alhamdulillah mahasiswa Pendidikan Biologi FKIP-UMM an Siti Mubasiroh menjadi menjuara 1 LKTI tingkat Nasional di STIKI Malang. Nama seluruh anggota Chano Paramita/Ilmu Komunikasi 2017, Siti Mubasiroh/Pendidikan Biologi 2017, Muhammad Fitrah Asyari Bangun/Manajemen 2017. Wawancara tim redaksi denganSiti Mubasiroh: “Saya sangat senang sekali, tidak menyangka bisa menang setelah bersaing dengan berbagai peserta dari perguruan tinggi yang sangat bagus karyanya. Semua tidak lepas dari dukungan Bapak/Ibu Dosen prodi Biologi yang membimbing dan selalu mendukung aktifitas akademik mahasiswanya. Kedepannya saya ingin meningkatkan level perlombaan. Harapan saya, semoga prestasi ini bisa membahagiakan orangtua, juga menginspirasi mahasiswa prodi pendidikan biologi untuk selalu semangat belajar dan berprestasi.” Ucap Mubasiroh. Kaprodi dan Sekprodi pendidikan Biologi memberikan apresiasi kepada mahasiswa yang selalu menjaga tradisi prestasi mahasiswa. “Tiada hari tanpa prestasi, tiada prestasi yang tidak dihargai, dan tidak ada pelanggaran yang diberi sangsi” menjadi semangat kami untuk mendidik mahasiswa untuk menjadi yang terdepan dan menginspirasi. Tambah dari Husamah selaku Sekretaris Prodi Pendidikan Biologi. Tradisi Juara Lomba penulisan Karya Ilmiah (LKTI) menjadi ajang pembuktian bahwa prodi pendidikan biologi menjadi langganan juara. Banyak mahasiswa yang antusias mengikuti perlombaan ini, karena prodi pendidikan memiliki komitmen untuk menjadi yang terdepan dalam lomba dan kejuaraan yang mengkedepankan nalar kritis serta cerdas sebagai implementasi pembelajaran.
Mahasiswa Pendidikan Biologi UMM Juarai LKTIN “Muslim Culture Fair 4″

Jakarta, 4 Desember 2018. Juara 1 Kategori Lomba Karya Tulis Ilmiah Nasional “Muslim Culture Fair 4”. Siti Mubasiroh Mahasiswa Prodi Pendidikan Biologi FKIP-UMM angkatan 2017 saat ini memasuki semester tiga, walaupun baru tetapi tidak malu dalam hal prestasi. Sudah terbiasa mengikiti lomba karya tulis sejak di bangku sekolah, menjadi semangat untuk melanjutkan kiprahnya di kampus yang sekarang menjadi tempat belajarnya. Tidak tanggung-tanggung kali ini menyabet gelar juara 1 LKTI tingkat nasional di Universitas Negeri Jakarta (UNJ) dengan Tim lengkap; Fitri Dewi Anggraini dari PGSD, Siti Mubasiroh dari Prodi Pendidikan Biologi, dan Egalia dari Prodi Fisioterapi. Saat diwancarai oleh tim redaksi; apa saja persiapan dan motivasi kamu sehinnga menjadi juara? “Belajar dengan maksimal, membangun tim yang solid, dan Pantang menyerah untuk jadi juara.” itu rahasia kami juara, ucap Mubasiroh. Dia termasuk langganan juara, sudah beberapa kali menjuarai lomba terutama LKTI tingkal Lokal, Regional, maupun Nasional. Prodi pendidikan Biologi Berharap muncul mubasiroh yang lain untuk meningkatkan atmosfir akademis yang mampu bersaing di nasional maupun internasional, kami berkomitmen akan selalu terlibat dalam setiap kegiatan mahasiswa karena sejatinya merekalah (mahasiswa) salah satu ujung tombak untuk memajukan prodi untuk menjadi yang terdepan dalam hal prestasi mahasiswa, tukas Bu Iin Hindun selaku Kaprodi. Semoga menjadi ilmu yang bermanfaat dan Prodi Pendidikan Biologi FKIP-UMM semakin menginsprirasi.
Prestasi Mahasiswa Prodi Pendidikan Biologi: Tradisi Juara Mulai Kembali

Foto kiri: Samsul Arifin dan Tim juara I LKTI Nasional: Inovasi Pendidikan Indonesia (IDEA) di Universitas Negeri Jakarta; foto kanan: Siti Mubasiroh dan Tim Juara III Indonesia Student Researcher Festival dalam 5th di Universitas Pendidikan Indonesia
Program Studi Pendidikan Biologi Mengukir Prestasi

Tiada hari tanpa berprestasi, ungkapan yang tepat untuk Program Studi Pendidikan Biologi. Setelah sederet prestasi diraih oleh para mahasiswanya, mulai dari lomba komik, lomba olimpiade sains tingkat nasional dan juga prestasi oleh Program Studi Pendidikan Biologi sendiri dengan meraih akreditasi A baru-baru ini. Di penghujung tahun ini, Surahman dan Amalia Rahma, mahasiswa Program Studi Pendidikan Biologi memberikan kado akhir tahun dengan menambah deretan prestasi. Keduanya meraih juara 4 Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) Tingkat Jawa Timur. Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) ini diadakan di Universitas Negeri Surabaya (Unesa) pada tanggal 15-16 Desember 2011 kemarin. Dengan jumlah 10 finalis yang telah lolos seleksi dari panitia pelaksana. Kesepuluh peserta tersebut berasal dari Universitas di Jawa Timur yaitu Universitas Negeri Jember (UNEJ), Universitas Negeri Surabaya (UNESA), Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), serta dari Universitas Kediri. Tahun ini Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) menganbil tema “ Profesionalisme Guru dan Pendidikan Karakter” . Setelah mengetahui tema yang ditentukan panitia penyelenggara sepeti tersebut diatas, Surahman dan Amalia Rahma mengambil judul “ Lesson Study untuk Meningkatkan Kompetensi Pedagogik” untuk proposal mereka. “ Kami mengambil Lesson Study sebagai judul karena merupakan salah satu program dari Program Studi Pendidikan Biologi yang bertujuan untuk meningkatkan profesionalisme guru, sama dengan tema yang ditentukan panitia penyelenggara”, ungkap cowok yang hobi membaca tersebut. Upaya untuk mengantarkan mahasiswanya berprestasi terus dilakukan oleh pihak Program Studi Pendidikan Biologi. “ Dukungan dari pihak Program Studi Pendidikan Biologi kami dapatkan sejak awal mengikuti lomba ini. Bentuk dukungan tersebut berupa kemudahan mengurus administrasi, transportasi serta pemberian materi-materi mengenai Lesson Study untuk menyempurnakan proposal kami, sehingga kami bisa masuk dalam 5 besar tingkat Jawa Timur, Dan semoga di tahun mendatang, dalam acara yang serupa kami bisa masuk dalam 3 besar. Pengalaman tahun ini akan kami jadikan pelajaran untuk meraih yang lebih baik” ungkap Rahma dengan bersemangat.
Pendidikan Biologi-Jurusan Biologi Pencetak Mahasiswa Berprestasi

Jurusan Biologi Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kembali menorehkan prestasi didunia pendidikan. Setelah memenangkan lomba komik tingkat Nasional, kini giliran salah satu mahasiswanya yaitu Hendy Desnico berhasil masuk dalam 5 besar Olimpiade Sains Nasional (OSN) pada tahap II yang diadakan Pertamina. Lomba ini merupakan program tahunan dari Pertamina sebagai wujud kepedulian isu nuklir di Jepang. Menariknya, dari 9 peserta yang masuk seleksi tahap II UMM menjadi satu-satunya PTS yang lolos. Peserta lain berasal dari kampus-kampus negeri seperti UNAIR, UM, dan UB. Perwakilan dari UMM juga menjadi peserta termuda dari pesaing yang lain, yaitu masih menempuh pendidikan semester 3. Perlombaan yang digelar oleh produsen minyak terbesar di Indonesia ini (Pertamina) sudah memasuki tahun keempat sejak awal dimulai tahun 2006. Diharapkan dapat menjadi tolak ukur dan sarana pengembangan kualitas kemampuan akademik anak bangsa di bidang sains, serta mendorong ketertarikan generasi muda terhadap pengembangan ilmu sains di Indonesia. Materi yang diperlombakan yaitu Matematika, Fisika, Kimia, dan Biologi. Dukungan untuk cowok penyuka musik jazz ini mengalir dari segala arah . Salah satunya dari kepala jurusan Biologi Dra.Sri Wahyuni M.Kes. “Bu Sri dengan senang hati membantu mencarikan informasi mengenai Profesor Radiologi yang ada di Malang. Sehingga saya dapat dengan mudah berkonsultasi mengenai hal-hal yang berkaitan dengan materi ujian. Tidak hanya itu, pemberian motivasi juga beliau lakukan agar saya tidak berkecil hati menghadapi pesaing yang lebih senior dari pada saya” ujar cowok yang aktif di organisasi BEM FKIP. Usaha maksimal menghadapi seleksi tahap II kemarin ternyata terbayar sudah. Meskipun materi ujian pada tahap seleksi II sama dengan materi yang diujikan pada tahap I tidak berarti persiapan yang dilakukan tidak maksimal. Justru pada tahap II upaya yang dilakukan lebih matang. Materi soal lebih diperdalam, memperbanyak membaca jurnal, up date mengenai isu-isu terbaru mengenai lingkungan. Serta yang tidak kalah penting adalah kesiapan mental. Karena lawan yang dihadapi selain dari universitas negeri yang telah punya nama, juga mereka berada pada semester yang lebih senior. Akhirnya Hendy dinyatakan masuk dalam 5 besar tingkat Jawa Timur. Meskipun target awal untuk bisa masuk dalam 3 besar belum terwujud, namun dirinya tetap bersyukur dan berbesar hati . “ tetap disyukuri telah masuk dalam 5 besar, ini merupakan pengalaman yang berharga, menjadi peserta paling muda diantara peserta senior. Banyak ilmu yang saya dapat dalam olimpiade ini. Semoga di tahun depan tidak hanya lolos pada tahap II, namun bisa mencapai tahap grand final” ungkap cowok yang aktif di Ikabama ini dengan semangat.
Karya Komik Muncul di Prodi Biologi

Mahasiswa Jurusan Biologi UMM, Khoirul Umam cetak prestasi di Lomba Karya Komik Tokoh Nasional (LKKTS). Lomba ini baru pertama diikuti, namun telah menghantarkan tim Umam menjadi juara II dalam acara yang diadakan oleh Direktorat Jenderal Sejarah dan Purbakala, Kementrian Kebudayaan dan Pariwisata. Sementara itu, tim Universitas Udayana Denpasar menjadi juara I dan tim dari IPB juara III. Pemberian hadiah berlangsung pada Pekan Nasional Cinta Sejarah (Pentas) 2011 di Palu Sulawesi Tengah, Sabtu-Minggu (17-18/9). “Saya mempersiapkan lomba ketika sedang melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) bulan Juli lalu. Namun hal itu tidak menyurutkan semangat saya,“ ujar Umam yang juga aktif sebagai reporter BESTARI ini. Bersama rekan lainnya yaitu Yannika Nidia Sari (Yannika), dan Khairul Umam Al Maududy (Dudy), tim ini mengangkat tokoh pejuang asal Surabaya Bung Tomo. Alasannya dalam kepemimpinan Bung Tomo, terdapat peristiwa fenomental 10 november. Sehingga kesesuaian dengan tema acara “Tokoh Sejarah Lokal dan Nasional dalam Pembangunan Nilai-nilai Nasionalisme pada Generasi Muda” sangatlah tepat. Ketua Jurusan Biologi UMM Dra.Sri Wahyuni, M.Kes menyatakan sangat mendukung dan bangga dengan prestasi anak didiknya. Bagi Sri Wahyuni, ini merupakan prestasi yang luar biasa, apalagi Umam dan Yannika merupakan mahasiswa Jurusan Biologi FKIP UMM yang biasanya bergelut dengan istilah-istilah sains, tidak ada hubungannya dengan dunia komik. “UDAYANA, UNEJ, dan 2 grup dari IPB merupakan pesaing hebat dalam babak penyisihan 5 besar yang menambah kebanggaaan kepada tim UMM yang satu-satunya dari Perguruan Tinggi Swasta (PTS)” tambahnya. Dukungan tidak hanya dari Kajur Biologi, doktor studi budaya, Dr. Arif Budi Wurianto, M.si membimbing langsung dalam proses pembuatan sehingga hanya dengan waktu dua pekan komik sejarah inipun dapat diselesaikan. Isi komik menceritakan siswa Sekolah Dasar bernama Farhan dan Dewik yang belajar mengenal figur Bung Tomo saat diajak gurunya mengunjungi museum. Umam dkk berharap karyanya dapat bermanfaat bagi pembaca dan dapat menumbuhkan nilai-nilai Nasionalisme dari buku-buku bergambar yang .rencananya akan diterbitkan.