Program Studi Pendidikan Biologi Berkomitmen mengajak sekolah di Indonesia untuk Berprestasi

Tidak semua ingin berprestasi? Miris sekali…, padahal berprestasi itu mudah Guys. Malang, 27 Agustus 2022, Prodi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) punya gawe mengajak semua civitas akademika, peserta didik, dan guru berkolaborasi untuk mengembangkan diri dan berprestasi. Melalui mimbar akademik bertajuk “Berprestasi itu Mudah Guys” prodi Pendidikan Biologi mendobrak dan meyakinkan kepada masyarakat khususnya generasi muda wajib terdepan dan mengispirasi. Kelebihan demografi menjadi peluang untuk mewujudkan generasi emas indonesia 2045 yang gandrung dengan prestasi. Mahasiswa, alumni, pesertadidik (SMP/SMA/sederajat), guru, dan masyarakat umum wajib tergelitik, tergugah, dan harus bergerak merubahnya jika tidak ingin negara tercinta kita ini selalu tertinggal dari negara-negara lain. “Yang Muda dan Berprestasi”, kiasan ini mungkin tidak berlaku lagi, karena berprestasi tidak memandang usia, semua orang bisa mewujudkannya. Orasi ilmiah pertama disampaikan oleh Nur Aliyah, S.Pd M.Pd beliau alumni Prodi Pendidikan Biologi sekaligus Kepala Madrasah MTSN 2 Jember ini, membagikan pengalaman pretasinya melalui karya-karya buku yang diterbitkannya. Beliau siap berkolaborasi dalam menulis buku dengan peserta. Inisiatif ini akan ditindak lanjuti prodi dengan pendampingan yang akan dilakukan oleh Prodi Pendidikan Biologi. “diam-diam melakukan sesuatu, tapi ketika karya buku saya terbit, orang lain baru paham dan kaget mengapa saya banyak diam, ternyata sedang menulis buku” ungkap beliau dalam memotivasi peserta kuliah tamu. Jadi, diam bukan karena tidak ingin berprestasi, tapi mampu menghasilkan karya sebagai bukti bisa berprestasi. Kuncinya perbanyak aktifitas litarasi dan fokus dan selesaikan karya yang kita mulai. Orasi Ilmiah kedua disampaikan oleh Husamah, M.Pd Dosen berprestasi dengan jumlah sitasi karya ilmiahnya  tidak diragukan lagi. Beliau menyampaikan, berbagai prestasi membanggakan yang diperolehnya tidak lepas dari peran Prodi Pendidikan Biologi FKIP UMM yang selalu mensuport dan memfasilitasi sejak masih mashasiswa sampai menjadi dosen di UMM. Menulis dan menghasilkan karya Ilmiah diniatkan untuk menyebarluaskan ilmu yang bermanfaat, karena di UMM memberikan cirikhas kepada civitas akademika untuk mengimplementasikan nilai-nilai islam di setiap aktifitas.  Menurut Husamah, “Semua orang bisa berkarya dan berprestasi, namun jangan melupakan pemberi ilmunya, yaitu Allah SWT”. Setiap karya dan prestasi bisa banyak cara untuk mewujudkknaya, namun sebuah karya dan prestasi yang bernilai itu jika memberikan manfaat untuk orang lain. Dilanjutkan oleh orasi ilmiah ketiga oleh Sasabiilah Raihanah, mahasiswa semester lima Prodi Pendidikan Biologi yang berprestasi bidang olimpiade biologi tingkat Nasional dan Internasional. Dalam orasi ilmiahnya, mengajak teman sebayanya dan pesertadidik di sekolah (SMP/SMA) untuk meningkatkan kompetensi diri yang kita minati dan kita senangi. Dengan niat baik dan meyakini setiap orang itu memiliki kelebihan dan kesempatan yang sama, maka pasti bisa diasah keterampilannya, dan pihak sekolah/kampus bisa memberikan ruang belajarnya. Mengapa harus ikut olimpiade? Salsabila menyampaikan “Belajar itu ibadah, prestasi itu dakwah” komitmen yang diucapkan di setiap momen membawaya meraih prestasi gemilang. Jadi olimpiade baginya merupakan cara belajar sambil beribadah. Ibaratnya beribadah itu wajib, belajar setiap saat ya… tidak masalah, dan pastinya akan kita nikmati hasilnya. Bisa mencapai prestasi olimpiade di internasional mengapa tidak….?, jika kita mau berusaha pasti bisa, karena bagi Allah tidak ada yang tidak mungkin. Maka percayalah. Kuliah Tamu (SERI: 1) ini, merupakan rangkaian acara untuk menyambut generasi baru mahasiswa Prodi pendidikan biologi agar mengenal atmosfir belajar dan memfasilitasi kompetensi dan berprestasi selama kuliah di Program studi yang tidak diragukan lagi kualitas nasional dan internasionalnya. Kegiatan ini, selain sebagai wadah sosialisasi mudahnya berprestasi bagi masyarakat melalui karya, juga digunakan prodi untuk menegaskan kepada masyarakat bahwa mahasiswa dan dosen Program Studi Pendidikan Biologi FKIP-UMM memiliki cirikhas yaitu selalu prestasi melalui karya ilmiahnya.   Berita ini telah tayang pada: https://jatimaktual.com/blog/2022/08/27/pbio-umm-dorong-sekolah-di-indonesia-terus-berprestasi/

PBIO-UMM Dorong Sekolah Muhammadiyah kembangkan KIR

PBIO-UMM Dorong Sekolah Muhammadiyah kembangkan KIR

Kelompok Karya Ilmiah Remaja (KIR) dapat menjadi wadah untuk pengembangan karakter siswa, mengembangkan keterampilan abad ke-21 dan employebility skills siswa. Oleh karena itu, pembinaan kelompok KIR perlu terus digalakkan. Hal itulah yang disampaikan oleh Dr. Abdulkadir Rahardjanto, M.Si selaku tim pengabdian Ipteks bagi Masyarakat (PIbM)  Pendidikan Biologi FKIP Universitas Muhammadiyah Malang. Hal ini menjadi salah satu penekatan dalam acara pendampingan untuk 21 guru SMA Muhammadiyah 1 Malang, yang diadakan pada tanggal 12 Agustus 2022. Dr Abdulkadir Rahardjanto menjelaskan bahwa pengembangan kemampuan siswa sangat penting untuk mendorong prestasi sekolah. Ada banyak lomba yang dapat diikuti, dan dapat dimaksimalkan sehingga dapat berkontribusi kepada keunggulan sekolah. “Kami siap untuk membantu sekolah, termasuk siswa dan para guru. Ke depan, terkait dengan Merdeka Belajar kami pun siap mendampingi karena FKIP UMM merasa terpanggil untuk ikut menyukseskan,” ujar dosen yang menjabat sebagai Wakil Dekan II FKIP UMM tersebut. Sementara itu, pemateri kedua, Husamah, S.Pd, M.Pd., menjelaskan bahwa materi pembinaan KIR dapat mudah disimak dalam buku Karya Ilmiah Remaja Selezat Ice Cream yang telah ia susun. Ia pun membagikan filenya secara gratis kepada para peserta. “Bapak/Ibu tinggal mempraktikkan saja apa yang ada dalam buku tersebut. Kami siap mendampingi bapak/ibu ke depannya sehingga menjadi sekolah yang unggul termasuk dibilang karya ilmiah,” ujar dosen Prodi Pendidikan Biologi FKIP UMM tersebut. Senada dengan dua pemateri dari FKIP UMM, Ibu Iswati selaku perwakilan sekolah mengapresiasi dan berterima kasih atas terselenggaranya acara tersebut. Ia dan sekolah akan menindaklanjuti dengan penyusunan jadwal lengkap dan agenda pembinaan. “Kami akan meminta bantuan FKIP UMM, khususnya tim yang hadir hari ini untuk mengembangkan kelompok KIR di sekolah kami. Kami sangat senang dan siap berkolaborasi,” pungkasnya. Berita ini telah tayang pada: https://jatimaktual.com/blog/2022/08/12/pbio-umm-dorong-sekolah-muhammadiyah-kembangkan-kir/

KESI Program Studi Pendidikan Biologi: Kursus Botani-Preunership untuk Mencetak Wirausahawan Muda

Kelas Unggulan Center of Excellence (CoE) Tanaman Anggrek

Malang, 25 Juli 2022. Prodi Pendidikan Biologi UMM, menyelenggarakan acara KESI (Kompetensi Ekstra Siswa Indonesia), Program Unggulan dari Pendidikan Biologi UMM yang bertema Botani-prenuership Potensi Budidaya Tanaman Hobi. Acara tersebut dihadiri oleh 75 siswa SMA/SMK/MA se-Jawa Timur. Kegiatan KESI tentang Botani-prenuership Potensi Budidaya Tanaman Hobi ini diselenggarakan 2 hari; Sabtu dan Minggu (25-26 Juli 2022). Tujuan untuk mengedukasi siswa SMA untuk membangun mindset berkemajuan di bidang wirausaha khususnya bidang tanaman hias/hobi. Kedepannya kegiatan ini akan merangsang minat siswa SMA untuk terjun menggeluti dunia bisnis, seperti yang disampaikan oleh Ibu Ketua Program Studi Pendidikan Biologi Prof. Dr. Rr. Eko Susetyorini, M.Si., yang menyetakan Indonesia membutuhkan setidaknya 14% total pengusaha dari jumlah total penduduk Indonesia, sedangkan saat ini masih 3,4%. Pemateri yang dihadirkan dalam kegiatan ini merupakan beberapa praktisi dan dosen prodi Pendidikan Biologi UMM. Pemateri pertama adalah dosen Botani yang penelitiannya focus tentang tumbuhan, Dosen dan Asessor Kewirausahaan Industri Lembaga Sertifikasi profesi UMM, dan juga praktisi sekaligus pembudidaya Anggrek. Materi pertama yang diisi oleh Ibu Tutut Indria Permana,M.Pd dosen Pendidikan Biologi yang membahas tentang keunggulan dan potensi bisnis tanaman hias. Sampai saat ini pemenuhan kebutuhan pasar anggrek nasional masih dikuasi oleh tumbuhan hias Ekspor, padahal secara plasma nutfah Indonesia memiliki banyak potensi tanaman hias yang bisa dibudidayakan dan dipasarkan. Pemateri kedua, yakni Bapak Husamah sebagai asesor kewirausahaan industri menyampaikan bahasan tentang pentingnya penyusunan Bussiness Plan dan analisis bisnis secara SWOT (Strength, Weakness, Opportunity, dan Threat) sebagai bentuk antisipasi kegagalan dalam dunia bisnis. Pemaparan materi pada hari ke-dua diperkuat oleh Bapak Hadi Prasetyo sebagai praktisi sekaligus sebagai Manager Operasional dan quality control di dd Orchid Nursery. Materi ini membahas lebih dalam dan spesifik tentang pembudidayaan tanaman Anggrek. Bapak Hadi juga membahas lebih dalam tentang hal yang perlu dilakukan dan diperhatikan dalam pembudidayaan anggrek sampai ke tahapan pemasarannya. Disisi lain, Prodi Pendidikan Biologi UMM telah menjadi Mitra Perhimpunan Anggrek Indonesia (PAI) dan telah me-Launching Kelas Unggulan Anggrek yang dapat diikuti oleh para Mahasiswa internal dan umum untuk lebih dalam lagi menjadi wirausahawan di bidang Anggrek. Tim Kelas Unggulan Anggrek juga membuka kesempatan para mahasiswa untuk menjadi mitra re-seller Anggrek. Dalam kesempatan ini, Bapak Hadi berpesan untuk “Jangan takut bersaing, karena bisnis yang besar, dimulai dari hal yang kecil”.

Prodi Pendidikan Biologi Terbaik Di Bidang Pengelolaan dan Pelaporan Keuangan Se-UMM

Malang, 10 Juli 2022. Alhamdulillah, puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah memberikan hidayah dan Rahmatnya. Solawat serta salam kepada Nabi Muhammad SWA yang telah menunjukkan jalan Islam. Prodi Pendidikan Biologi mendapatkan predikat terbaik dalam pelaporan keuangan se-universitas, capaian ini sangat membanggakan, ini juga membuktikan nbahwa prodi pendidikan biologi sangat baik dalam menejerial keuangannya. Badan Pengendalian Internal (BPI) sebagai penyelanggara audit menyatakan bahwa pengukuran Prodi Pendidikan Biologi telah memenuhi standar akuntansi keuangan entitas tanpa akuntabilitas publik. Dengan demikian Prodi Pendidikan Biologi terbaik di bidang pengelolaan dan pelaporan keuangan. Semoga kami semakin amanah dan sukses dalam mengemban tugas-tugasnya, aamiin ya robbal alaamiin.

Prospek Bisnis Bagus, UMM Buka Kelas Profesional Anggrek

Kelas Unggulan Center of Excellence (CoE) Tanaman Anggrek

MALANG — Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) membuka Kelas Profesional Anggrek karena prospek bisnis bagus. Penanggung jawab program Center of Excellence (CoE) Anggrek, Nurwidodo, mengatakan kelas ini dibuat untuk membekali mahasiswa dalam bidang budidaya dan pemasaran anggrek. Nurwidodo menjelaskan, pihaknya telah menggaet beberapa mitra industri dan dunia kerja (Iduka) seperti Mitra Flora Nusantara (MFN), Dewan Pimpinan Pusat Perhimpunan Anggrek Indonesia (DPP PAI), serta Dewan Pimpinan Daerah Perhimpunan Anggrek Indonesia (DPD PAI). “Kerja sama ini diharapkan dapat mendorong para peserta untuk menjadi wirausahawan dan angkatan kerja yang kompeten di bidang tanaman anggrek,” katanya, Selasa (8/2/2022). Awalnya, kata dia, kelas unggulan ini berasal dari program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) dan magang kerja yang digagas oleh Program Studi (Prodi) Pendidikan Biologi UMM pada Agustus tahun lalu. Program tersebut sukses melahirkan lima wirausahawan muda di bidang budidaya anggrek. Karena itu, UMM akhirnya mengembangkan program ini menjadi kelas unggulan. Nurwidodo menambahkan, program ini tidak hanya terbatas untuk mahasiswa, tetapi juga masyarakat umum yang tertarik di bidang budidaya anggrek. Rentang waktu pelaksanaan CoE ini dilangsungkan dalam waktu enam bulan. Tiga bulan awal akan diisi dengan teori di kelas. Tiga bulan selanjutnya, para peserta akan diberi kesempatan magang di tempat para mitra. “Dengan adanya proses belajar langsung bersama para mitra yang kompeten, harapannya dapat membuat para peserta terpacu untuk berwirausaha. Kami juga berkomitmen jika dalam waktu enam bulan tersebut para peserta tidak dapat menjadi wirausahawan, kami akan memperpanjang masa pelatihan,” ungkap dosen Biologi itu. Dia menegaskan, program ini akan terus dikembangkan, tak hanya bekerja sama dengan petani nasional, namun juga dengan eksportir yang rencananya  nanti hasil produksi anggrek dari kelas profesional ini dapat diekspor ke negara lain. “Namun, fokus utama kami untuk saat ini adalah mencetak para wirausahawan di bidang budidaya dan pemasaran anggrek,” ucapnya. Berita ini telah tayang pada: https://rejogja.republika.co.id/berita/r70lcm399/umm-buka-kelas-profesional-anggrek-masyarakat-umum-bisa-bergabung

Hasil Menjanjikan, Universitas Muhammadiyah Malang Buka Kelas Profesional Anggrek

Kelas Unggulan Center of Excellence (CoE) Tanaman Anggrek

  Kelas Unggulan Center of Excellence (CoE) Tanaman Anggrek Malang, Jawa Timur –  Anggrek merupakan komoditas tanaman hias yang menjanjikan untuk dijadikan peluang bisnis. Harga yang lumayan tinggi dibandingkan dengan tanaman hias lainnya membuat beberapa orang mulai membudidayakan anggrek untuk dijual kembali. Melihat peluang tersebut yang menjanjikan, Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), membuka program Kelas Unggulan Center of Excellence (CoE) Tanaman Anggrek.Selaku Pihak Penanggung jawab program CoE Anggrek, Nurwidodo mengatakan, bahwa kelas ini dibuat untuk membekali mahasiswa dalam bidang budidaya dan pemasaran anggrek. Pihaknya telah menggaet beberapa mitra industri dan dunia kerja (Iduka) seperti Mitra Flora Nusantara (MFN), Dewan Pimpinan Pusat Perhimpunan Anggrek Indonesia (DPP PAI), serta Dewan Pimpinan Daerah Perhimpunan Anggrek Indonesia (DPD PAI). Kerja sama ini diharapakan dapat mendorong para peserta untuk menjadi wirausahawan dan angkatan kerja yang kompeten di bidang tanaman anggrek. “Awalnya, kelas unggulan ini berasal dari program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) dan magang kerja yang digagas oleh Program Studi (Prodi) pendidikan Biologi UMM pada agustus tahun lalu. Program tersebut sukses melahirkan lima wirausahawan muda di bidang budidaya anggrek. Karena kesuksesan tersebut, UMM akhirnya mengembangkan program ini menjadi kelas unggulan,” kata Nurwidodo. Lebih lanjut, Nurwidodo menjelaskan bahwa program ini tidak hanya terbatas untuk mahasiswa, tetapi juga masyarakat umum yang tertarik di bidang budidaya anggrek. Adapun rentang waktu pelaksanaan CoE ini dilangsungkan dalam waktu enam bulan. Tiga bulan awal akan diisi dengan teori di kelas. Setelah itu, tiga bulan selanjutnya para peserta akan diberi kesempatan magang di tempat para mitra. “Dengan adanya proses belajar langsung bersama para mitra yang kompeten, harapannya dapat membuat para peserta terpacu untuk berwirausaha. Kami juga berkomitmen jika dalam waktu enam bulan tersebut para peserta tidak dapat menjadi wirausahawan, kami akan memperpanjang masa pelatihan”, jelas Nurwidodo. Berita ini telah tayang pada: https://www.tvonenews.com/lifestyle/trend/26686-hasil-menjanjikan-universitas-muhammadiyah-malang-buka-kelas-profesional-anggrek

Pendidikan Biologi UMM Gelar Temu Alumni, Kenalkan Kelas Unggulan Anggrek

MALANG – Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Muhammadiyah Malang, menghelat temu alumni secara daring atau virtual, Kamis (30/12/2021). Acara ini dihelat dipenghujung tahun sekaligus untuk merefleksi capaian-capaian terbaik yang telah dicapai program studi. Sekaligus acara ini menjadi ajang tracer study dan meminta masukan untuk pengembangan Prodi. Acara ini mengusung tema “Sejuta cinta alumni: mengenang kebersamaan, membangun cerita baru, dan bersinergi memajukan Prodi Pendidikan Biologi”. Acara ini diikuti oleh ratusan alumni dari Angkatan 1983 hingga 2020. Tersebar dari Sabang sampai Merauke. Dalam sambutannya, Dekan FKIP UMM, Dr. Trisakti Handayani, MM, merasa bangga dengan acara ini. Sebab, alumni merupakan pihak penting dalam pengembangan Prodi. Alumni dapat memberikan berbagai masukan terhadap berbagai hal yang perlu dipertimbangkan agar Prodi semakin mamu dan menjadi unggul. Alumni juga menjadi pihak penting dalam sinergitas menuju penjaringan alumni. Alumni baik yang menjadi guru ataupun tidak akan menjadi cerminan kualitas Prodi yang dapat dilihat oleh masyarakat, terlebih di era Revolusi Industri 4.0 dan Society 5.0 serta kehidupan abad ke-21. Acara temu alumni ini sekaligus menjadi ajang memperkenalkan Kelas Unggulan Anggrek. Kelas Unggulan Anggrek merupakan pengembangan program dari Center of Excellence Merdeka Belajar Kampus Merdeka (CoE MBKM) yang didukung pendanaannya (untuk inisiasi) oleh Kemendikbud Dikti. Kelas ini sudah berjalan selama setahun dan banyak diminati oleh mahasiswa. Bahkan program ini diminati oleh mahasiswa lintas kampus yang mengikuti pertukaran pelajar melalui skema NUNI maupun University to University. Kelas unggulan anggrek bekerjasama dengan DD Orchid Nursery yang dimiliki oleh Bapak Dedek Setia Santoso, S.Sos. Dalam dunia peranggrekan, DD Orchid Nursery terkenal hingga ke berbagai penjuru negeri bahkan sampai asia. Anggreknya pun telah menjadi juara hinggal level internasional. DD Orchid Nursery telah bekerjasama dengan UMM selama beberapa dekade terakhir. Telah banyak mahasiswa yang belajar budidaya anggrek dan menerapkan ilmunya. Bahkan beberapa diantaranya telah menjadi pengusaha anggrek di beberapa daerah di Jawa Timur. Acara temu alumni ini juga menghadirkan salah satu alumni sukses. Dia adalah Eko Ahmad Pranoto, seorang guru yang memiliki peternakan kelinci spesialis kontes. Mas Eko, begitu ia biasa diakrab dipanggil, telah memenangkan kontes hingga level internasional. Alumni tahun 2009 ini berbagi tips dan trik memulai usaha yang dimulai dengan hobby, sambil menjadi guru, hingga akhirnya berproduksi dan menghasilkan “cuan” yang sangat menjanjikan.   Berita ini telah tayang pada: https://cyberjatim.id/pendidikan-biologi-umm-gelar-temu-alumni-kenalkan-kelas-unggulan-anggrek/

SEMBIO VI: Prodi Pendidikan Biologi, FKIP-UMM menjawab Tantangan Pendidikan dan Biologi dalam Pembelajaran Modern Pasca Pandemi Covid-19

Malang-Tantangan pembelajaran modern Pasca Pandemi Covid-19 berupaya dijawab Prodi Pendidikan Biologi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Malang melalui Seminar Nasional Pendidikan Biologi “SEMBIO VI”,  Sabtu (06/11/2021). Dr. Moch. Agus Krisno Budiyanto, M.Kes., ketua pelaksana, mengatakan, permasalahan utama pendidikan di masa Pandemi Covid-19 adalah learning lost. Hal ini mengakibatkan pebelajar tidak hanya mengalami kemunduran hasil belajar akan tetapi juga mengalami kondisi kesulitan belajar. Pandangan-pandangan ilmiah dalam merespon hal tersebut yang mencoba untuk diakomodasi dalam kegiatan ini. “Kami ingin memberikan kesempatan kepada seluruh praktisi bidang pendidikan dan biologi untuk berperan dalam mengembangkan karya-karya inofatif pasca Pandemi Covid-19,” tuturnya. Harapannya, kegiatan yang diikuti oleh hampir 700 peneliti, praktisi pendidikan, dosen, mahasiswa, dan guru dari seluruh wilayah Indonesia ini, akan menjadi poros penting dalam memberikan gambaran peningkatan kualitas pendidikan di pasca Pandemi covid-19. Sementara Itu, Ketua Program Studi Pendidikan Biologi FKIP UMM, Dr. Iin Hindun, M.Kes meyatakan, Kegiatan forum Ilmiah Ini diharapkan tidak hanya sebagai even semata, tetapi kebermanfaatannya yang lebih penting. “Sudah saatnya…, berbagai luaran kegiatan Tridarma Perguruan tinggi yang dihasilkan oleh dosen, harus didesiminasikan karena ada nilai-nilai potensi hasil penelitian yang sudah teruji dan dapat dimanfaatkan untuk mengatasi permasalahan-permasalahan kehidupan, khususnya untuk menyongsong aktifitas pasca Pademi Covid-19,” tutur dosen Bidang Pendidikan dan genetika ini Sementara itu, Wakil Rektor I UMM Prof Dr Syamsul Arifin, M.Si menyatakan bangga bahwa Seminar Nasional ke VI kali ini terasa lebih spesial, karena berasa internasional. Pasalnya banyak civitas akademika yang menyambut baik gelaran forum ilmiah ini. Turut hadirnya pemateri internasional dari Department Biology Middle Tennessee State Univerity – USA (Prof Siti Nur Hidayati, PhD), Attarkiah Islamiyah Institute of Narathiwat – Thailand (Jendral Phaisan Toryib) dan dari UMM (Assoc Prof Dr Eko Susetyarini, M.Si) sebagai pembicara kunci. Sementara itu pemakalah undangan dan peserta berasal dari Universitas dalam negeri  semisal; Universitas Indonesia (UI), Universitas Negeri Malang (UM), Universitas Jenderal Soederman (UNSOED), serta Universitas Ahmad Dahlan (UAD) semakin menambh kualitas kadar ilmiah acara ini. Gelaran ilmiah ini juga memberikan keuntungan bagi para peserta yang mengikutinya, Karena konsep acara di tahun 2021 ini menawarkan fasilitas yang menarik yaitu, pengalaman langsung melalui “Workshop” bagi peneliti pemula dalam meningkatkan skill kemapuan penulis artikel ilmiah melalui desain penelitian sederhana, namun luaran berstandar reviewer internasional dan berpeluang lolos ke jurnal bereputasi internasioan. Workshop menghadirkan Prof Dr Siti Zubaedah dari UM, dan juga Ahmad Fauzi dari UMM. Lebih jauh, kegiatan Ini berpeluang besar dalam sumbangsih karya menumental pendidikan sebagai aksi positif di masa pandemi dan optimistis menyongsong pasca Pandemi Covid-19. Kesempatan ini pula menjadi pembuktian adanya berbagai upaya institusi pendidikan dalam berkolaborasi untuk memecahkan persoalan kemanusiaan dan kemajuan bangsa melalui ilmu pengetahuan. Dalam pemaparannya, para pembicara kunci menuturkan perlunya pemanfaatan teknologi dan cara-cara baru yang perlu dilakukan di masa mendatang menjadi fokus perhatiannya. Kegiatan Forum ilmiah ini merupakan salah satu instrumen penting dalam memfasilitasi perkembangan hasil pemikiran dan penelitian ter-update. Disamping itu Prodi Pendidikan Biologi FKIP-UMM juga berpesan kepada seluruh masyarakat agar selalu menginspirasi dengan segala daya dan upaya yang kita miliki. Berita ini telah tayang pada: https://pwmu.co/215766/11/09/pendidikan-biologi-umm-bahas-solusi-pembelajaran-pasca-pandemi/

Tradisi Juara: Gagal tembus PIMNAS, Tim Ragung UMM Malah Sabet Medali Emas Internasional

Kegiatan pembelajaran selama pandemi Covid-19 hanya dapat dilaksanakan secara daring dikarenakan kebijakan pemerintah untuk membatasi aktivitas kita. Hal ini tidak menyurutkan langkah lima mahasiswa UMM yang tergabung dalam tim RaGung (Rambut Jagung) sebutannya untuk berinovasi. Berawal dengan keprihatinan kondisi sosial ekonomi petani jagung yang ada di kota Batu, Jawa timur. Selama pandemi Covid-19 harga jagung di pasaran terus menurun, sedangkan beberapa bagian dari tumbuhan jagung hanya akan berakhir sebagai limbah. Tim Ragung UMM ini berinovasi membuat pemberdayaan masyarakat dengan mengolah limbah rambut jagung menjadi minuman berkhasiat. “Berawal dari keprihatinan kita dengan kondisi petani jagung, kita tergerak untuk berinovasi dan berhasil di danai Dikti dalam Program Kreativitas Mahasiswa (PKM), meskipun belum berhasil masuk ke PIMNAS” Ungkap Aggy salah satu anggota tim RaGung UMM. Berawal dari niat tulus tim RaGung UMM untuk membantu perekonomian petani jagung nampaknya membawa kebarokahan untuk tim ini. Tim RaGung UMM berhasil menyabet Gold Medal dalam kegiatan internasional yang dilaksanakan oleh Indonesia International Institute for Life Science (I3L), berkolaborasi dengan Indonesia Young Scientist Association (IYSA), dan International Music, Science, Energy, and Engineering Fair (BUCA IMSEF, Turki). Unsur yang dinilai dalam ajang ini meliputi penilaian abstrak, poster, full paper, serta kegiatan presentasi. Inovasi yang di usung oleh tim UMM adalah menekankan kebermanfaatan inovasi minuman RaGung dalam upaya pemberdayaan masyarakat petani jagung di Batu. Keberhasilan ini tidak terlepas dari perjuangan dan perbedaan latar belakang disiplin keilmuan yang membuat mereka lebih holistic dalam mendesain inovasinya. Tim ini terdiri atas Siti Mariyatul Qibtiyah (sebagai ketua) dan Aggy pramesti Wary dari Pendidikan Biologi, Olivia Margareta dari Pendidikan Bahasa Inggris, Siti Rofiatul Sazjiyah dari Sosiologi, dan Eginuari Ilhani dari Ilmu Hukum. “Gold Medali yang diraih oleh tim RaGung UMM ini merupakan bonus atas kerja keras yang kami lakukan. Namun bukan sebagai akhir dari program pengabdian kami, bahkan sebaliknya ini adalah titik awal usaha kami untuk lebih meningkatkan eksposure terhadap produk minuman RaGung agar produksi minuman ini terus meningkat untuk kesejahteraan para petani jagung di Batu” ungkap Ria selaku ketua tim RaGung UMM.

Prodi Biologi UMM, Luncurkan Program Center of Excellence sebagai Pusat Penelitian

Peningkatan inovasi melalui prinsip merdeka belajar, kampus merdeka (Mbkm) Prodi Biologi universitas muhammadiyah malang (umm) rintis program center of excellent (CoE). Pelaksanaan center of excellent (CoE) dimulai dari program magang kerja, kelak mahasiswa sebagai peserta program ini dijadwalkan akan menggenapi rekognisi sampai 20 SKS pada semester V atau VII. Kaprodi Pendidikan Biologi Universitas Muhammadiyah Malang, Dr. Iin Hindun, M.Kes, mengharapkan, peserta dalam program ini bisa cepat lulus dan bisa melakukan penelitian untuk kebutuhan skripsi. Selasa (17/8/2021) “Setiap peserta diharapkan akan menjadi cepat lulus dan bahkan cepat kerja. Mengapa bisa demikian? Karena di dede anggrek, ternyata mahasiswa bisa melakukan penelitian untuk skripsi” Diketahui, pada dede angrek, juga tersedia berbagai fenomena, fakta yang menarik untuk diteliti dalam budidaya anggrek dan teknik pemasarannya. Sementara itu, Dedek Setia Budi, Owner dede anggrek, turut antusias atas program yang dikerjasamakan dengan pihaknya, selain menyelesaikan penelitian, ia juga berharap, dalam proses magang nantinya, bisa maksimal jika segala tuntutan formal segera selesai. “Kami sangat welcome untuk mendukung keperluan mahasiswa UMM, dalam melakukan penelitian. Bahkan, untuk menyelesaikan tugas penelitiannya dapat diselesaikan terlebih dahulu, supaya tanggungan formalnya dapat diselesaikan lebih awal” Tukasnya Pelaksanaan, rutinitas magang yang memang menghabiskan waktu cukup intensif, tentu mempengaruhi segala hal, oleh karena itu, kami menyarankan melalui target cepat lulus dan cepat kerja, agar dimaksimalkan dengan baik