Pendidikan Biologi UMM Gelar Temu Alumni, Kenalkan Kelas Unggulan Anggrek

MALANG – Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Muhammadiyah Malang, menghelat temu alumni secara daring atau virtual, Kamis (30/12/2021). Acara ini dihelat dipenghujung tahun sekaligus untuk merefleksi capaian-capaian terbaik yang telah dicapai program studi. Sekaligus acara ini menjadi ajang tracer study dan meminta masukan untuk pengembangan Prodi. Acara ini mengusung tema “Sejuta cinta alumni: mengenang kebersamaan, membangun cerita baru, dan bersinergi memajukan Prodi Pendidikan Biologi”. Acara ini diikuti oleh ratusan alumni dari Angkatan 1983 hingga 2020. Tersebar dari Sabang sampai Merauke. Dalam sambutannya, Dekan FKIP UMM, Dr. Trisakti Handayani, MM, merasa bangga dengan acara ini. Sebab, alumni merupakan pihak penting dalam pengembangan Prodi. Alumni dapat memberikan berbagai masukan terhadap berbagai hal yang perlu dipertimbangkan agar Prodi semakin mamu dan menjadi unggul. Alumni juga menjadi pihak penting dalam sinergitas menuju penjaringan alumni. Alumni baik yang menjadi guru ataupun tidak akan menjadi cerminan kualitas Prodi yang dapat dilihat oleh masyarakat, terlebih di era Revolusi Industri 4.0 dan Society 5.0 serta kehidupan abad ke-21. Acara temu alumni ini sekaligus menjadi ajang memperkenalkan Kelas Unggulan Anggrek. Kelas Unggulan Anggrek merupakan pengembangan program dari Center of Excellence Merdeka Belajar Kampus Merdeka (CoE MBKM) yang didukung pendanaannya (untuk inisiasi) oleh Kemendikbud Dikti. Kelas ini sudah berjalan selama setahun dan banyak diminati oleh mahasiswa. Bahkan program ini diminati oleh mahasiswa lintas kampus yang mengikuti pertukaran pelajar melalui skema NUNI maupun University to University. Kelas unggulan anggrek bekerjasama dengan DD Orchid Nursery yang dimiliki oleh Bapak Dedek Setia Santoso, S.Sos. Dalam dunia peranggrekan, DD Orchid Nursery terkenal hingga ke berbagai penjuru negeri bahkan sampai asia. Anggreknya pun telah menjadi juara hinggal level internasional. DD Orchid Nursery telah bekerjasama dengan UMM selama beberapa dekade terakhir. Telah banyak mahasiswa yang belajar budidaya anggrek dan menerapkan ilmunya. Bahkan beberapa diantaranya telah menjadi pengusaha anggrek di beberapa daerah di Jawa Timur. Acara temu alumni ini juga menghadirkan salah satu alumni sukses. Dia adalah Eko Ahmad Pranoto, seorang guru yang memiliki peternakan kelinci spesialis kontes. Mas Eko, begitu ia biasa diakrab dipanggil, telah memenangkan kontes hingga level internasional. Alumni tahun 2009 ini berbagi tips dan trik memulai usaha yang dimulai dengan hobby, sambil menjadi guru, hingga akhirnya berproduksi dan menghasilkan “cuan” yang sangat menjanjikan.   Berita ini telah tayang pada: https://cyberjatim.id/pendidikan-biologi-umm-gelar-temu-alumni-kenalkan-kelas-unggulan-anggrek/

SEMBIO VI: Prodi Pendidikan Biologi, FKIP-UMM menjawab Tantangan Pendidikan dan Biologi dalam Pembelajaran Modern Pasca Pandemi Covid-19

Malang-Tantangan pembelajaran modern Pasca Pandemi Covid-19 berupaya dijawab Prodi Pendidikan Biologi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Malang melalui Seminar Nasional Pendidikan Biologi “SEMBIO VI”,  Sabtu (06/11/2021). Dr. Moch. Agus Krisno Budiyanto, M.Kes., ketua pelaksana, mengatakan, permasalahan utama pendidikan di masa Pandemi Covid-19 adalah learning lost. Hal ini mengakibatkan pebelajar tidak hanya mengalami kemunduran hasil belajar akan tetapi juga mengalami kondisi kesulitan belajar. Pandangan-pandangan ilmiah dalam merespon hal tersebut yang mencoba untuk diakomodasi dalam kegiatan ini. “Kami ingin memberikan kesempatan kepada seluruh praktisi bidang pendidikan dan biologi untuk berperan dalam mengembangkan karya-karya inofatif pasca Pandemi Covid-19,” tuturnya. Harapannya, kegiatan yang diikuti oleh hampir 700 peneliti, praktisi pendidikan, dosen, mahasiswa, dan guru dari seluruh wilayah Indonesia ini, akan menjadi poros penting dalam memberikan gambaran peningkatan kualitas pendidikan di pasca Pandemi covid-19. Sementara Itu, Ketua Program Studi Pendidikan Biologi FKIP UMM, Dr. Iin Hindun, M.Kes meyatakan, Kegiatan forum Ilmiah Ini diharapkan tidak hanya sebagai even semata, tetapi kebermanfaatannya yang lebih penting. “Sudah saatnya…, berbagai luaran kegiatan Tridarma Perguruan tinggi yang dihasilkan oleh dosen, harus didesiminasikan karena ada nilai-nilai potensi hasil penelitian yang sudah teruji dan dapat dimanfaatkan untuk mengatasi permasalahan-permasalahan kehidupan, khususnya untuk menyongsong aktifitas pasca Pademi Covid-19,” tutur dosen Bidang Pendidikan dan genetika ini Sementara itu, Wakil Rektor I UMM Prof Dr Syamsul Arifin, M.Si menyatakan bangga bahwa Seminar Nasional ke VI kali ini terasa lebih spesial, karena berasa internasional. Pasalnya banyak civitas akademika yang menyambut baik gelaran forum ilmiah ini. Turut hadirnya pemateri internasional dari Department Biology Middle Tennessee State Univerity – USA (Prof Siti Nur Hidayati, PhD), Attarkiah Islamiyah Institute of Narathiwat – Thailand (Jendral Phaisan Toryib) dan dari UMM (Assoc Prof Dr Eko Susetyarini, M.Si) sebagai pembicara kunci. Sementara itu pemakalah undangan dan peserta berasal dari Universitas dalam negeri  semisal; Universitas Indonesia (UI), Universitas Negeri Malang (UM), Universitas Jenderal Soederman (UNSOED), serta Universitas Ahmad Dahlan (UAD) semakin menambh kualitas kadar ilmiah acara ini. Gelaran ilmiah ini juga memberikan keuntungan bagi para peserta yang mengikutinya, Karena konsep acara di tahun 2021 ini menawarkan fasilitas yang menarik yaitu, pengalaman langsung melalui “Workshop” bagi peneliti pemula dalam meningkatkan skill kemapuan penulis artikel ilmiah melalui desain penelitian sederhana, namun luaran berstandar reviewer internasional dan berpeluang lolos ke jurnal bereputasi internasioan. Workshop menghadirkan Prof Dr Siti Zubaedah dari UM, dan juga Ahmad Fauzi dari UMM. Lebih jauh, kegiatan Ini berpeluang besar dalam sumbangsih karya menumental pendidikan sebagai aksi positif di masa pandemi dan optimistis menyongsong pasca Pandemi Covid-19. Kesempatan ini pula menjadi pembuktian adanya berbagai upaya institusi pendidikan dalam berkolaborasi untuk memecahkan persoalan kemanusiaan dan kemajuan bangsa melalui ilmu pengetahuan. Dalam pemaparannya, para pembicara kunci menuturkan perlunya pemanfaatan teknologi dan cara-cara baru yang perlu dilakukan di masa mendatang menjadi fokus perhatiannya. Kegiatan Forum ilmiah ini merupakan salah satu instrumen penting dalam memfasilitasi perkembangan hasil pemikiran dan penelitian ter-update. Disamping itu Prodi Pendidikan Biologi FKIP-UMM juga berpesan kepada seluruh masyarakat agar selalu menginspirasi dengan segala daya dan upaya yang kita miliki. Berita ini telah tayang pada: https://pwmu.co/215766/11/09/pendidikan-biologi-umm-bahas-solusi-pembelajaran-pasca-pandemi/

Tradisi Juara: Gagal tembus PIMNAS, Tim Ragung UMM Malah Sabet Medali Emas Internasional

Kegiatan pembelajaran selama pandemi Covid-19 hanya dapat dilaksanakan secara daring dikarenakan kebijakan pemerintah untuk membatasi aktivitas kita. Hal ini tidak menyurutkan langkah lima mahasiswa UMM yang tergabung dalam tim RaGung (Rambut Jagung) sebutannya untuk berinovasi. Berawal dengan keprihatinan kondisi sosial ekonomi petani jagung yang ada di kota Batu, Jawa timur. Selama pandemi Covid-19 harga jagung di pasaran terus menurun, sedangkan beberapa bagian dari tumbuhan jagung hanya akan berakhir sebagai limbah. Tim Ragung UMM ini berinovasi membuat pemberdayaan masyarakat dengan mengolah limbah rambut jagung menjadi minuman berkhasiat. “Berawal dari keprihatinan kita dengan kondisi petani jagung, kita tergerak untuk berinovasi dan berhasil di danai Dikti dalam Program Kreativitas Mahasiswa (PKM), meskipun belum berhasil masuk ke PIMNAS” Ungkap Aggy salah satu anggota tim RaGung UMM. Berawal dari niat tulus tim RaGung UMM untuk membantu perekonomian petani jagung nampaknya membawa kebarokahan untuk tim ini. Tim RaGung UMM berhasil menyabet Gold Medal dalam kegiatan internasional yang dilaksanakan oleh Indonesia International Institute for Life Science (I3L), berkolaborasi dengan Indonesia Young Scientist Association (IYSA), dan International Music, Science, Energy, and Engineering Fair (BUCA IMSEF, Turki). Unsur yang dinilai dalam ajang ini meliputi penilaian abstrak, poster, full paper, serta kegiatan presentasi. Inovasi yang di usung oleh tim UMM adalah menekankan kebermanfaatan inovasi minuman RaGung dalam upaya pemberdayaan masyarakat petani jagung di Batu. Keberhasilan ini tidak terlepas dari perjuangan dan perbedaan latar belakang disiplin keilmuan yang membuat mereka lebih holistic dalam mendesain inovasinya. Tim ini terdiri atas Siti Mariyatul Qibtiyah (sebagai ketua) dan Aggy pramesti Wary dari Pendidikan Biologi, Olivia Margareta dari Pendidikan Bahasa Inggris, Siti Rofiatul Sazjiyah dari Sosiologi, dan Eginuari Ilhani dari Ilmu Hukum. “Gold Medali yang diraih oleh tim RaGung UMM ini merupakan bonus atas kerja keras yang kami lakukan. Namun bukan sebagai akhir dari program pengabdian kami, bahkan sebaliknya ini adalah titik awal usaha kami untuk lebih meningkatkan eksposure terhadap produk minuman RaGung agar produksi minuman ini terus meningkat untuk kesejahteraan para petani jagung di Batu” ungkap Ria selaku ketua tim RaGung UMM.

Prodi Biologi UMM, Luncurkan Program Center of Excellence sebagai Pusat Penelitian

Peningkatan inovasi melalui prinsip merdeka belajar, kampus merdeka (Mbkm) Prodi Biologi universitas muhammadiyah malang (umm) rintis program center of excellent (CoE). Pelaksanaan center of excellent (CoE) dimulai dari program magang kerja, kelak mahasiswa sebagai peserta program ini dijadwalkan akan menggenapi rekognisi sampai 20 SKS pada semester V atau VII. Kaprodi Pendidikan Biologi Universitas Muhammadiyah Malang, Dr. Iin Hindun, M.Kes, mengharapkan, peserta dalam program ini bisa cepat lulus dan bisa melakukan penelitian untuk kebutuhan skripsi. Selasa (17/8/2021) “Setiap peserta diharapkan akan menjadi cepat lulus dan bahkan cepat kerja. Mengapa bisa demikian? Karena di dede anggrek, ternyata mahasiswa bisa melakukan penelitian untuk skripsi” Diketahui, pada dede angrek, juga tersedia berbagai fenomena, fakta yang menarik untuk diteliti dalam budidaya anggrek dan teknik pemasarannya. Sementara itu, Dedek Setia Budi, Owner dede anggrek, turut antusias atas program yang dikerjasamakan dengan pihaknya, selain menyelesaikan penelitian, ia juga berharap, dalam proses magang nantinya, bisa maksimal jika segala tuntutan formal segera selesai. “Kami sangat welcome untuk mendukung keperluan mahasiswa UMM, dalam melakukan penelitian. Bahkan, untuk menyelesaikan tugas penelitiannya dapat diselesaikan terlebih dahulu, supaya tanggungan formalnya dapat diselesaikan lebih awal” Tukasnya Pelaksanaan, rutinitas magang yang memang menghabiskan waktu cukup intensif, tentu mempengaruhi segala hal, oleh karena itu, kami menyarankan melalui target cepat lulus dan cepat kerja, agar dimaksimalkan dengan baik

Wujudkan MBKM, Rektor UMM Launching CoE

Kelas Unggulan Center of Excellence (CoE) Tanaman Anggrek

Wujudkan merdeka belajar, kampus merdeka (mbkm). Rektor universitas muhammadiyah malang (umm) Launching program center of excellent (CoE) MBKM Pendidikan Biologi. Pelaksanaan kegiatan di kota batu, sengaja di gagas oleh Prodi Pendidikan Biologi FKIP UMM, guna mewujudkan inovasi barun melalui merdeka belajar, kampus merdeka (mbkm) dengan target, menjadi sekolah unggulan budidaya dan pemasaran anggrek. Dr. Iin Hindun, M.Kes Kaprodi Pendidikan Biologi Universitas Muhammadiyah Malang, Menjelaksan, bahwa prodi pendidikan biologi, melalui program CoE MBKM ini bertekad mewujudkan cita cita kampus, yaitu agar mahasiswa memperoleh kelulusan tepat waktu. Berita ini telah tayang pada: https://malangpariwara.com/2021/08/26/umm-terapkan-mbkm-melalui-program-center-of-exellence-coe/

Momentum Hari Kemerdekaan, Rektor UMM Launching Program CoE MBKM Pendidikan Biologi

Kelas Unggulan Center of Excellence (CoE) Tanaman Anggrek

Program magang kerja Center of Excellent (CoE) Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang dikuatkan untuk menjadi Sekolah Unggulan Budidaya dan Pemasaran Anggrek yang digagas oleh Prodi Pendidikan Biologi FKIP UMM dilauching oleh Rektor UMM. Istimewanya, kegiatan dilaksanakan tepat di Peringatan Hari Kemerdekaan RI ke76. Launching magang kerja pada program CoE MBKM yang dihadiri dan dikuatkan oleh Rektor UMM, bapak Dr. Fauzan, M.Pd. diharapkan untuk menjadi Sekolah Unggulan, nantinya. Konsep sekolah unggulan ini adalah sekolah dengan kurikulum di luar akademik regular, yang diciptakan untuk membentuk entepreneur berbasis budidaya dan pemasaran tanaman anggrek. Sebagaimana diketahui konsep sekolah unggulan ala Prodi Pendidikan Biologi akan bekerjasama dengan DD Orchid Nursery, salah satu mitra yang sangat potensial dalam mendukung ide besar tersebut. Di samping DD Orchid Nursery, Prodi Pendidikan Biologi FKIP UMM juga akan menggandeng MITRA FLORA dan institusi bisnis lainnya yang potensial dalam mendukung cita-cita Sekolah Unggulan. Dimulai dari program Magang Kerja, kelak mahasiswa peserta program ini dijadwalkan akan menggenapi rekognisi sampai 20 SKS pada semester V atau VII. Oleh karena itu, setiap peserta diharapkan akan menjadi cepat lulus dan bahkan cepat kerja. Mengapa bisa demikian? Karena di DD Orchid Nursery, ternyata mahasiswa bisa melakukan penelitian untuk skripsi sekaligus. Tersedia berbagai fenomena, fakta yang menarik untuk diteliti dalam budidaya anggrek dan atau pemasarannya. Pihak DD Orchid Nursery juga menyambut hangat untuk mendukung keperluan mahasiswa dalam melakukan penelitian. Berita ini telah tayang pada: https://malangpariwara.com/2021/08/26/umm-terapkan-mbkm-melalui-program-center-of-exellence-coe/

Prodi Biologi UMM Peroleh Hibah CoE Merdeka Belajar

MALANG — Program Studi (Prodi) Biologi berhasil mendapatkan program hibah Centre of Excellence (CoE) Merdeka Belajar dan Kampus Merdeka. Hal ini tertuang melalui surat Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) pada Senin (5/4). Ketua Tim CoE, Nurwidodo, menjelaskan Prodi Pendidikan Biologi dalam beberapa waktu terakhir telah memfokuskan diri untuk menyelaraskan pendidikan dan kewirausahaan. Hal itu disadari dapat menjawab tantangan era disrupsi saat ini. “Konsep Edu-Preuneurship merupakan salah satu kunci keberhasilan Prodi Pendidikan Biologi di CoE,” kata Nurwidodo. Konsep Edu-Preuneurship hadir dengan menggabungkan antara konsep Education (pendidikan) dan Enterpreunership (kewirausahaan). Dua konsep tersebut telah menjadi keunggulan Prodi Pendidikan Biologi UMM selama ini. Program unggulan Edu-Preuneurship ini memiliki enam sub kegiatan. Kegiatan ini meliputi magang kewirausahaan dan KKN tematik membangun desa. Selain itu juga mencakup asistensi mengajar sekolah tertinggal,  pertukaran pelajar serta penelitian. Tidak ketinggalan sosialisasi implementasi MBKM ke prodi mitra. Menurut Nurwidodo, salah satu agenda inti CoE itu menjadi role model bagi prodi lain yang masih belum menerapkan MBKM. Artinya, program ini akan disosialisasikan dan dijelaskan ke tiga prodi di UMM seperti Prodi PPKn, Prodi Kehutanan, dan Prodi Manajemen. “Tidak hanya itu, program ini juga akan dijelaskan kepada mitra di luar UMM yakni Universitas Muhammadiyah Kupang dan STKIP Sumenep,” ujarnya. Terpisah,  Ketua Prodi Pendidikan Biologi, UMM, Iin Hindun, berharap program ini dapat berkembang dengan baik. Selain itu juga, mampu diimplementasikan dengan lancar dan benar. Iin ingin Prodi Pendidikan Biologi UMM dapat mengembangkan keenam kegiatan program unggulan MBKM. Hal ini akan menjadikan Prodi Biologi sebagai oase yang menebarkan kebermanfaatan. “Dan kebaikan untuk mahasiswa dan juga institusi serta masyarakat secara luas,” kata dia. Berita ini telah tayang pada: https://republika.co.id/berita/qsbfn5399/prodi-biologi-umm-peroleh-hibah-coe-merdeka-belajar

Antusiasme di Tengah Pandemi Covid-19: Literasi, Inspirasi, dan Energi Positif Prodi Pendidikan Biologi FKIP-UMM

Malang, 9 Mei 2020. Di masa pandemi COVID-19 tidak menyurutkan Prodi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Muhammadiyah Malang untuk terus berkreatifitas dan memberikan hal-hal positif. Kali ini dengan mengadakan kegiatan WEBINAR “Literasi COVID-19: Bagaimana mahasiswa, guru, dan masyarakat kita?” yang dikemas dalam acara Bio-Edu Scientifik Sharing Time VII (BEST-VII) diprakarsai oleh Pengelola Jurnal Pendidikan Biologi Indonesia (JPBI) yang baru-baru ini sumbite untuk memperoleh Indeksasi SCOPUS. Kegiatan ini disambut antusias, kurang lebih 700 partisipan dari berbagai daerah se-Indonesia dengan menggunakan Platform daring ZOOM dan YOU TUBE (Prodi pendidikan biologi UMM). Sejumlah materi dijelaskan sangat baik dan lugas oleh Tim Peneliti Prodi Pendidikan Biologi/Tim JPBI diantaranya; “Pengetahuan dan Sikap Mahasiswa terhadap COVID-19”, “Pembelajaran dalam Jaringan di Masa Pandemi: Work-Cognition dan kesadaran metakognitif Guru”, dan “Fake News tentang COVID-19 Di Media Sosial: Ragam, Tanggapan Pengguna, dan Implikasinya bagi Pembelajaran Biologi” oleh (Ahmad Fauzi, M.Pd., Dr. Iin Hindun, M.Kes., dan Dr. Atok Miftachul Hudha, M.Pd) serta Husamah,M.Pd dalam berbagi pengalaman bagaimana tetap produktif menulis artikel dan penelitian di masa pendemi. Literasi COVID-19 sangat diperlukan; terutama dalam memberikan pengetahuan, proses belajar, perubahan sikap dan prilaku dalam menjalani kehidupan saat ini dan masa yang akan datang. Bentuk informasi dan pemerolehannya juga harus akurat; melalui studi literasi dan hasil penelitian yang terpublikasi, sehingga dapat dipercaya dan dipertanggungjawabkan. Inilah salah satu bentuk sumbangsih prodi pendidikan biologi dalam memberikan energi positf. Respon positif diberikan oleh peserta, salah satunya melalui banyaknya pertanyaan yang disampaikan dalam sesi diskusi. Bahkan dalam kesempatan tersebut, salah seorang Profesor dari Universitas Riau (ibu Yustina) memberikan tanggapan kepada Tim Peneliti Prodi Pendidikan Biologi/JPBI, “kegiatan yang sangat inspiratif dan saya sangat senang mengikutinya…, saya ingin sekali berkolaborasi dalam penelitian terutama dibidang pengembangan yang menjadi konsertrasi saya…, saya tunggu tindak lanjutnya ya…” ungkap beliau. Semoga kegiatan ini dapat menginspirasi seluruh masyarakat luas. Terutama pendidik dan peneliti agar terus menebarkan energi positif. Kami juga berharap semoga Prodi Pendidikan Biologi FKIP-UMM tetap amanah dalam melayani dan terus bermanfaat terutama dibidang pendidikan. Akhirnya ridho Allah SWT dan balasan amal baik menjadi harapan besar kita semua. Terimakasih kami sampaikan kepasa seluruh partisipan dan semua pihak yang telah mensukseskan kegiatan ini. Sampai jumpa lagi di kegiatan berikutnya. Salam berbagi dan menginspirasi.

Mahasiswa Prestatif: Tradisi Juara Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI)

Malang, 21 Januari 2019. Tradisi Juara. Alhamdulillah mahasiswa Pendidikan Biologi FKIP-UMM an Siti Mubasiroh menjadi menjuara 1 LKTI tingkat Nasional di STIKI Malang. Nama seluruh anggota Chano Paramita/Ilmu Komunikasi 2017, Siti Mubasiroh/Pendidikan Biologi 2017, Muhammad Fitrah Asyari Bangun/Manajemen 2017. Wawancara tim redaksi denganSiti Mubasiroh: “Saya sangat senang sekali, tidak menyangka bisa menang setelah bersaing dengan berbagai peserta dari perguruan tinggi yang sangat bagus karyanya. Semua tidak lepas dari dukungan Bapak/Ibu Dosen prodi Biologi yang membimbing dan  selalu mendukung aktifitas akademik mahasiswanya. Kedepannya saya ingin meningkatkan level perlombaan. Harapan saya, semoga prestasi ini bisa membahagiakan orangtua, juga menginspirasi mahasiswa prodi pendidikan biologi untuk selalu semangat belajar dan berprestasi.” Ucap Mubasiroh. Kaprodi dan Sekprodi pendidikan Biologi memberikan apresiasi kepada mahasiswa yang selalu menjaga tradisi prestasi mahasiswa. “Tiada hari tanpa prestasi, tiada prestasi yang tidak dihargai, dan tidak ada pelanggaran yang diberi sangsi” menjadi semangat kami untuk mendidik mahasiswa untuk menjadi yang terdepan dan menginspirasi. Tambah dari Husamah selaku Sekretaris Prodi Pendidikan Biologi. Tradisi Juara Lomba penulisan Karya Ilmiah (LKTI) menjadi ajang pembuktian bahwa prodi pendidikan biologi menjadi langganan juara. Banyak mahasiswa yang antusias mengikuti perlombaan ini, karena prodi pendidikan memiliki komitmen untuk menjadi yang terdepan dalam lomba dan kejuaraan yang mengkedepankan nalar kritis serta cerdas sebagai implementasi pembelajaran.

Mahasiswa Pendidikan Biologi UMM Juarai LKTIN “Muslim Culture Fair 4″

Jakarta, 4 Desember 2018. Juara 1 Kategori Lomba Karya Tulis Ilmiah Nasional “Muslim Culture Fair 4”. Siti Mubasiroh Mahasiswa Prodi Pendidikan Biologi FKIP-UMM angkatan 2017 saat ini memasuki semester tiga, walaupun baru tetapi tidak malu dalam hal prestasi. Sudah terbiasa mengikiti lomba karya tulis sejak di bangku sekolah, menjadi semangat untuk melanjutkan kiprahnya di kampus yang sekarang menjadi tempat belajarnya. Tidak tanggung-tanggung kali ini menyabet gelar juara 1 LKTI tingkat nasional di Universitas Negeri Jakarta (UNJ) dengan Tim lengkap; Fitri Dewi Anggraini dari PGSD, Siti Mubasiroh dari Prodi Pendidikan Biologi, dan Egalia dari Prodi Fisioterapi. Saat diwancarai oleh tim redaksi; apa saja persiapan dan motivasi kamu sehinnga menjadi juara? “Belajar dengan maksimal, membangun tim yang solid, dan Pantang menyerah untuk jadi juara.” itu rahasia kami juara, ucap Mubasiroh. Dia termasuk langganan juara, sudah beberapa kali menjuarai lomba terutama LKTI tingkal Lokal, Regional, maupun Nasional. Prodi pendidikan Biologi Berharap muncul mubasiroh yang lain untuk meningkatkan atmosfir akademis yang mampu bersaing di nasional maupun internasional, kami berkomitmen akan selalu terlibat dalam setiap kegiatan mahasiswa karena sejatinya merekalah (mahasiswa) salah satu ujung tombak untuk memajukan prodi untuk menjadi yang terdepan dalam hal prestasi mahasiswa, tukas Bu Iin Hindun selaku Kaprodi. Semoga menjadi ilmu yang bermanfaat dan Prodi Pendidikan Biologi FKIP-UMM semakin menginsprirasi.