Semarang Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) melakukan kunjungan akademik ke SMP Bukit Aksara Semarang, Jawa Tengah dalam rangka kegiatan Studi Lapang Terintegrasi (SLT). Kunjungan ini bertujuan memperkaya wawasan mahasiswa mengenai implementasi pembelajaran berbasis proyek (Project-Based Learning/PjBL) yang telah diterapkan secara konsisten di sekolah tersebut.

SMP Bukit Aksara, yang berada di bawah naungan Yayasan Sanggar Aksara, dikenal sebagai lembaga pendidikan progresif yang mengusung pendekatan pembelajaran abad ke-21. Sekolah ini tidak hanya fokus pada capaian akademik, tetapi juga menyeimbangkannya dengan pengembangan karakter dan kecakapan hidup siswa secara holistik.

Kegiatan ini dipandu oleh dosen pendamping SLT, Fuad Jaya Miharja, M.Pd, yang disambut langsung oleh Kepala Sekolah SMP Bukit Aksara, Giovani Widyanti Asriningtyas. Dalam sambutannya, Asri — sapaan akrab beliau — menyampaikan rasa bahagia atas kunjungan tersebut. Ia menjelaskan bahwa pembelajaran di sekolahnya dirancang dengan pendekatan spiral, di mana konsep-konsep diajarkan berulang dengan kompleksitas yang meningkat seiring waktu, guna mendorong pemahaman mendalam dan retensi jangka panjang.

Dosen Pendamping SLT (Bapak Fuad Jaya Miharja) bersama Ibu Kepala Sekolah Bukit Aksara Junior High SchoolDosen Pendamping SLT (Bapak Fuad Jaya Miharja) bersama Ibu Kepala Sekolah Bukit Aksara Junior High School

Asri juga memperkenalkan konsep Connected Curriculum (Kurikulum KoKu) yang menjadi landasan utama pembelajaran di SMP Bukit Aksara. Kurikulum ini dibangun di atas tiga pilar: pemahaman konsep (concept understanding), penerapan konsep (ways of working), dan keterampilan komunikasi hasil belajar (communicator). Ketiganya dipraktikkan secara konsisten dalam setiap proses pembelajaran di kelas, sehingga siswa tidak hanya memahami konsep, tetapi juga mampu mengaitkannya dengan kehidupan nyata serta mengkomunikasikan temuannya secara efektif.

Andika Wahyu Sanjaya, salah satu mahasiswa peserta SLT, mengaku terinspirasi dengan suasana belajar di SMP Bukit Aksara. “Saya kagum melihat desain ruang kelas yang tidak konvensional. Tidak ada susunan meja dan kursi seperti biasanya, melainkan ruang-ruang belajar yang dirancang untuk merangsang rasa ingin tahu dan semangat belajar siswa,” ujarnya.

Dosen pendamping, Fuad Jaya Miharja, menekankan pentingnya pengalaman ini dalam melengkapi pembelajaran di kampus. “Kegiatan SLT ini menjadi potongan penting dari proses belajar mahasiswa. Mereka tidak hanya dibekali pemahaman konsep di kelas, tetapi juga belajar bagaimana konsep-konsep tersebut dapat diaktualisasikan dalam pembelajaran nyata di sekolah,” jelasnya.

Sebagai penutup kegiatan, Prodi Pendidikan Biologi FKIP UMM menyerahkan cinderamata berupa Modul Ajar IPA terbitan UMM Press—hasil karya mahasiswa semester IV mata kuliah Desain Pembelajaran Inovatif. Sebagai balasan, pihak sekolah menghadiahkan buku antologi puisi karya siswa, yang merupakan produk proyek pembelajaran lintas mata pelajaran di sekolah tersebut.

Kunjungan ini menjadi salah satu langkah strategis Prodi Pendidikan Biologi FKIP UMM dalam memperluas wawasan dan memperkaya pengalaman belajar mahasiswa melalui interaksi langsung dengan sekolah-sekolah yang mengimplementasikan pembelajaran inovatif dan berbasis proyek.

Foto bersama Mahasiswa Program Studi Pendidikan Biologi FKIP UMM saat berkunjung ke Bukti Aksara Junior High School
Foto bersama Mahasiswa Program Studi Pendidikan Biologi FKIP UMM saat berkunjung ke Bukti Aksara Junior High School