SKK Migas-KEI dan Dosen UMM Tingkatkan Kompetensi Guru Melalui Pelatihan dan Penyusunan Buku

Ketua Dewan Pendidikan Sumenep, Mulyadi, saat memaparkan materi kompetensi guru

Pulau Kangean — Sebanyak 80 guru Non – ASN dan honorer dari tingkat SD/MI, SMP/MTS, serta SMA/MA yang berasal dari Desa Pagerungan Besar dan Pagerungan Kecil, mengikuti pelatihan peningkatan kompetensi di bidang literasi dan numerasi, yang digagas oleh SKK Migas – Kangean Energy Indonesia (KEI). Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru honorer terutama mengenai penulisan bahan ajar, di daerah kepulauan yang masih minim pelatihan profesional. Pelatihan dan pendampingan yang dilaksanakan di Desa Pagerungan Besar ini, fokus pada dua kompetensi utama, yaitu literasi dan numerasi. Dalam kegiatan ini, SKK Migas-Kangean Energy Indonesia (KEI) menggandeng perguruan tinggi, yakni Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Dinas Pendidikan, Dewan Pendidikan, dan Kemenag Kabupaten Sumenep. Manager Humas Kangean Energy Indonesia (KEI), Kampoi Naibaho, berharap, kegiatan ini dapat meningkatkan kemampuan guru dalam mengajar dan mendidik siswa. Selain itu, KEI juga menargetkan, agar para peserta menghasilkan karya, sebagai produk akhir dari kegiatan ini. Untuk produk akhir berupa modul bahan ajar bagi Guru SD/MI, sedangkan Guru SMP/MTs, SMA/MA, membuat buku inspirasi di daerah tersebut. “Pelatihan ini sangat penting bagi para guru di kepulauan, karena mereka sering kali kesulitan mengakses pelatihan serupa. Dengan adanya pelatihan ini, kami harap, mereka bisa mendapatkan ilmu baru yang akan memperkaya metode pengajaran mereka,” kata Kampoi. Rabu (4/12/2024). Melalui program ini, diharapkan kualitas pendidikan di kedua desa tersebut dapat meningkat, dan para guru dapat lebih siap dalam menghadapi tantangan di dunia pendidikan yang terus berkembang. “Intinya, output pelatihan terbit buku kisah inspirasi guru kepulauan dan modul bahan ajar berbasis potensi lokal,” paparnya. Sebelumnya, kegiatan yang telah berlangsung, diantaranya: Pelatihan peningkatan kompentensi guru melalui pembelajaran berbasis literasi dan numerasi, pada tanggal 28-29 November 2024. Selanjutnya, pada tanggal 30 November 2024, Pelatihan penulisan dalam rangka peningkatan kompetensi guru Non ASN atau Honorer, serta Pendampingan penulisan dan penyusunan buku bahan ajar dalam rangka peningkatan kompetensi guru, pada tanggal 4 Desember 2024. Merespon hal tersebut, salah satu guru Madrasah Ibtidaiyah (MI) Khusnul Amin I, Saiful Bahri, merasa termotivasi dengan kegiatan yang digagas oleh SKK Migas – KEI. Ia juga mengaku dapat inspirasi baru, sebagai guru di daerah Kepulauan, yang memiliki keterbatasan yang kompleks untuk mengakses referensi metode pembelajaran. “Alhamdulillah, kami sangat termotivasi dan terinspirasi. Kami selaku guru di kepulauan pagerungan besar yang di laksanakan oleh KEI, Peningkatan kompetensi guru, dengan para mentor, pemateri yang sangat luar biasa bagi kami,” katanya. Dampak lain, pihaknya mengatakan, “Dampak yang kami rasakan terkait dengan kegiatan tersebut, kami sangat senang karena diberikan ruang untuk berkarya dan belajar, berinovasi sebagai guru,” ujarnya. Sedangkan untuk penugasan tentang wajib menghasilkan karya, ia mengaku tertantang, sebab cara tersebut merupakan hal perdana. Meski begitu, Saiful berharap, kegiatan serupa, konsisten dilaksanakan, karena sangat dibutuhkan guru di lembaga pendidikan swasta. “Ini harus di tingkatkan dan dikonsep kembali, sebab, jika semakin digalakkan, maka sangat membantu para guru non – ASN di kepulauan kecamatan Sapeken,” pintanya. Sementara, Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Sumenep (DPKS), Mulyadi, turut mengapresiasi kegiatan Peningkatan Kompetensi Berbasis Literasi dan Numerasi itu, menurutnya, kegiatan ini menjadi contoh kongkrit peran KKKS di wilayah operasi. “Karena pendidikan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi menjadi tanggung jawab bersama, jadi pemerintah, orang tua dan masyarakat termasuk KEI harus sama-sama berperan. Penguatan literasi bagi guru non – ASN oleh KEI menjadi contoh konkrit, dari keterlibatan stakeholder. Dan saya atas nama pribadi dan DPKS sangat mengapresiasi kegiatan ini,” ungkap Mulyadi. Setelah ikuti serta melaksanakan pendampingan dalam kegiatan ini, ia berharap, kegiatan tersebut dapat berkesinambungan untuk meningkatkan kualitas pendidikan. “Saya harap, tetap berkesinambungan karena kita tahu, kualitas pendidikan akan sangat ditentukan oleh kapasitas mutu pendidiknya. Saran saya luaran dari kegiatan ini, perlu juga pembuatan buku modul ajar berbasis potensi lokal kepulauan ini, harus sampai diterbitkan dan dipublikasikan,” tukasnya.   Berita ini telah tayang pada: https://mediapribumi.id/skk-migas-kei-dorong-kompetensi-guru-di-sekitar-wilayah-operasi-dengan-pelatihan-dan-pendampingan-penyusunan-buku/ SKK Migas-KEI Dorong Kompetensi Guru di Sekitar Wilayah Operasi, dengan Pelatihan dan Pendampingan Penyusunan Buku  

LPPM UMM Dukung Inovasi Prof. Elly dalam Penguatan Industri Rumah Tangga di Sumenep

Monev dari LPPM UMM terhadap pelaksanaan pembinaan IRT-UM di Sumenep

Sumenep — Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Muhammadiyah Malang (LPPM UMM) mengapresiasi kinerja Program Kedaireka Industri Rumah Tangga-Usaha Menengah (IRT-UM) yang dipimpin oleh Prof Dr Elly Purwanti MP. bersama timnya. Kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) dilaksanakan pada 1 Desember 2024 di Sumenep, Madura, oleh Prof Dr Ir Aniek Iriany MP dan Ir Alik Ansori Alamsyah MT. Prof Aniek menilai program ini luar biasa, mulai dari sosialisasi hingga pendampingan pemasaran produk dengan pendekatan modern. “Berdasarkan audiensi dan observasi kepada mitra industri rumah tangga (IRT) dari Sumenep, kami melihat bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat kemampuan para pelaku usaha dalam hal manajemen produksi, pengelolaan rantai pasok, serta strategi pemasaran produk secara lebih luas, baik melalui jalur offline maupun online. Ini tentu sangat bermanfaat bagi mitra,” terang Prof Aniek. Teknologi dan Inovasi untuk Meningkatkan Daya Saing Prof Elly menjelaskan, pemahaman mengenai pemaksimalan sumber daya, produksi, teknik pemasaran modern, termasuk penggunaan media sosial sebagai alat yang strategis dalam menjangkau pasar yang lebih luas sangat perlu. Era saat ini menuntut produsen harus kreatif memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi. “Oleh karena itu, dengan basis tepung Mokorbef yang sudah kami teliti dan berbagai pendekatan lain, kami berharap akan meningkat kapasitas mitra” jelas Prof Elly selaku ketua tim. Dukungan Mitra dan Manfaat Program Mas Dewo, salah satu mitra program yang juga pemilik usaha Akancatani, mengungkapkan pendampingan ini sangat bermanfaat. “Kami mendapatkan panduan mengenai bahan baku, produksi, hingga pemasaran digital. Ini sangat membantu dalam mengembangkan usaha kami,” ujarnya. Program yang didanai Kedaireka DRTPM Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi 2024 ini menitikberatkan pada praktik terbaik manajemen produksi dan supply chain management. Langkah ini bertujuan agar produk mitra mampu bersaing di pasar lokal maupun nasional. Melalui kegiatan ini, UMM berharap para pelaku usaha IRT dapat mengembangkan produk mereka dengan lebih profesional dan meningkatkan daya saingnya sebagai produk unggulan daerah. Sinergi antara inovasi produk pangan sehat dan strategi pemasaran yang inovatif diharapkan dapat memperluas jangkauan produk Mokorbef ke pasar yang lebih luas dan beragam.   Berita ini telah tayang pada: https://klikmu.co/puji-prof-elly-lppm-umm-dukung-inovasi-penguatan-industri-rumah-tangga-di-sumenep/ Puji Prof Elly, LPPM UMM Dukung Inovasi Penguatan Industri Rumah Tangga di Sumenep Diakses pada 05 Desember 2024

Konsisten Berliterasi, SMP Muhasa Malang Rilis Antologi Puisi

Yanur Setyaningrum, M.Pd, Kepala SMP Muhasa

SMP Muhammadiyah 1 Malang, yang dikenal luas sebagai SMP Muhasa, terus menunjukkan komitmen dalam mendukung pengembangan budaya literasi. Terbaru, sekolah berprestasi ini meluncurkan antologi puisi bertajuk Bingung Demokrasi, sebuah karya kolektif yang lahir dari kolaborasi antara siswa dan guru. Peluncuran antologi ini, menjadi bukti nyata bahwa SMP Muhasa serius menggarap literasi sebagai bagian dari identitas sekolah. Kepala SMP Muhasa, Yanur Setyaningrum, M.Pd, yang juga turut menyumbang karya dalam antologi ini, menyampaikan kebanggaannya. “Karya ini ditulis dengan penuh ketulusan, kreativitas, dan semangat eksplorasi. Kami berharap buku ini dapat menginspirasi pembaca untuk lebih memahami makna demokrasi dalam kehidupan mereka dan bagaimana puisi bisa menjadi media yang efektif untuk mengekspresikan nilai-nilai tersebut,” ujarnya. Antologi ini, merupakan karya kedua hasil kolaborasi antara siswa dan guru, yang dirancang untuk menumbuhkan kesadaran akan pentingnya demokrasi dan nilai-nilai kemanusiaan melalui puisi. “Semoga antologi ini menjadi saksi dari kekuatan kata dalam menggerakkan hati dan pikiran menuju perubahan,” tegasnya. Prof. Dr. Yuni Pantiwati, M.Pd, guru besar Pendidikan Biologi FKIP Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), yang selama ini mendampingi penguatan literasi di SMP Muhasa, turut mengungkapkan apresiasinya. “Saya sangat bangga dengan pencapaian ini. Literasi harus terus digalakkan, bukan hanya sebagai semboyan, tetapi diwujudkan melalui karya nyata seperti ini,” tuturnya. Penerbitan Bingung Demokrasi juga didukung oleh PT Nyala Masadepan Indonesia, Surakarta. Lenang Manggala, Founder Nyalanesia, dalam pengantarnya menegaskan pentingnya peran sekolah dalam mendobrak paradigma pendidikan. “Sekolah bukan hanya tempat menggiling buku paket dan ujian, tetapi juga ruang untuk siswa dan guru mencipta ide-ide orisinil dan mengekspresikannya. Buku ini adalah bukti nyata bahwa kita memiliki sekolah-sekolah yang dapat diandalkan untuk memajukan pendidikan di negeri ini,” tandasnya. Peluncuran ini menegaskan, posisi SMP Muhasa sebagai pelopor literasi di Kota Malang, menjadikan sekolah ini tidak hanya sebagai tempat belajar, tetapi juga sebagai ruang kreatif bagi seluruh warganya untuk mencipta dan berbagi gagasan. “Dengan karya-karya seperti Bingung Demokrasi, SMP Muhasa membuktikan bahwa literasi bisa menjadi fondasi kuat dalam membangun generasi yang kritis, kreatif, dan peduli terhadap demokrasi,” tukasnya. Artikel ini telah tayang pada: https://mediapribumi.id/konsisten-berliterasi-smp-muhasa-malang-rilis-antologi-puisi/

UMM dan Kemendikbudristek Gelar Program Pendampingan Pemulihan Pembelajaran di Probolinggo dan Pasuruan

Tim UMMalang bersama mitra kegiatan Program Pendampingan Pemulihan Pembelajaran

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah (Ditjen PAUD Dasmen), menggandeng Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) dalam upaya penguatan literasi dan numerasi sebagai bagian dari strategi pemulihan pembelajaran di Indonesia. Program ini dijalankan oleh Direktorat Sekolah Dasar melalui Project Management Office (PMO) PDM 10 di bawah pengawasan Supervisor PDM 10, Dr Muhammad Hasbi, yang sebelumnya pada akhir Agustus 2024 lalu, diadakan penandatanganan kerja sama antara Kemendikbudristek dan UMM yang dihadiri oleh Wakil Rektor 4 UMM, Muhamad Salis Yuniardi MPsi PhD. Dengan ditandatangani kerjasama ini, menandai awal kolaborasi yang bertujuan mendampingi 12 satuan pendidikan di Kabupaten Probolinggo dan Kabupaten Pasuruan, yakni terdiri dari 6 Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan 6 Sekolah Menengah Atas (SMA). Salah satu anggota tim dosen FKIP UMM, Prof Dr Rr Eko Susetyarini MSi mengungkapkan bahwa, “Program ini berfokus pada penguatan dua siklus kegiatan komunitas belajar antar satuan pendidikan,” katanya pada KLIKMU.CO, Rabu (6/11/2024). Kaprodi Pendidikan Biologi FKIP UMM tersebut berharap bahwa kegiatan ini dapat memperkuat kemampuan literasi dan numerasi siswa, yang selaras dengan filosofi Ki Hajar Dewantara tentang pendidikan yang humanis, relevan, dan holistik. Senada dengan Prof Dr Ribut Wahyu Eriyanti, anggota tim dosen lainnya, menambahkan, “Dengan pendekatan pendidikan yang memerdekakan, siswa ditempatkan sebagai pusat pembelajaran, yang tidak hanya mentransfer ilmu tetapi juga membangun karakter dan kesadaran sosial mereka,” ujarnya. Dalam pelaksanaan program, UMM juga menyediakan tenaga ahli untuk memberikan pendampingan kepada para guru dan siswa di wilayah tersebut. Program ini didukung penuh oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Probolinggo dan Pasuruan yang menyambut baik langkah ini sebagai upaya meningkatkan kualitas pendidikan di daerahnya. Sementara itu, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Kabupaten Probolinggo, mengatakan bahwa kolaborasi ini sangat penting untuk mencapai transformasi pembelajaran di Indonesia, di mana literasi dan numerasi menjadi dasar penting agar siswa mandiri, berpikir kritis, dan siap menghadapi tantangan dunia nyata. Sebagai bentuk apresiasi atas kerja sama yang terjalin, pada 12 Oktober 2024, UMM menerima piagam penghargaan atas kontribusinya dalam penguatan literasi dan numerasi di Kabupaten Probolinggo dan Pasuruan. Penghargaan tersebut diserahkan dalam sebuah acara yang dihadiri oleh Wakil Dekan (Wadek 1) FKIP UMM, Prof Dr Sugiarti MSi. Kolaborasi ini diharapkan menjadi langkah awal yang berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia, khususnya dalam aspek literasi dan numerasi, serta menjadi model bagi universitas lain untuk turut berkontribusi dalam pemulihan pendidikan pasca-pandemi. Berita ini telah tayang pada: https://klikmu.co/umm-bersama-kemendikbudristek-laksanakan-program-pendampingan-pemulihan-pembelajaran-di-probolinggo-dan-pasuruan/  

Dosen UMM Tingkatkan Strategi Branding untuk Industri Rumah Tangga di Sumenep

Tim Dosen dari Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kembali menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi dan Pendampingan Produksi Produk Berbasis MOKORBEF II dengan tema Strategi Pemasaran Inovatif untuk Produk Pangan Sehat Berbahan MOKORBEF: Peningkatan Daya Saing Mie Koro dan Cookies Koro sebagai Unggulan Daerah. Kegiatan ini dihadiri oleh 30 mitra Industri Rumah Tangga (IRT) dari Sumenep. Tujuannya, memperkuat kemampuan para pelaku usaha dalam hal manajemen produksi, pengelolaan rantai pasok, serta strategi pemasaran produk secara lebih luas, baik melalui jalur offline maupun online. Acara yang berlangsung Ahad (3/11/2024) ini menghadirkan pemateri dari praktisi sekaligus dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis UMM Novi Puji Lestari MM. Dia menekankan pentingnya branding produk dan strategi pemasaran yang efektif untuk meningkatkan penjualan. “Pemahaman mengenai teknik pemasaran modern, termasuk penggunaan media sosial sebagai alat yang strategis dalam menjangkau pasar yang lebih luas sangat perlu. Era saat ini menuntut produsen harus kreatif memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi” jelas Novi. Dalam sesi pelatihan, para peserta juga mendapatkan panduan tentang cara memaksimalkan potensi media sosial, seperti Instagram dan TikTok, untuk promosi produk. Eka Novidayanti, salah satu peserta pelatihan, menyatakan bahwa pendampingan ini sangat membantu khususnya dalam aspek pemasaran digital. “Pendampingan ini sangat penting, terutama terkait pemasaran melalui media sosial. Kami diajarkan bagaimana melakukan live di Instagram dan TikTok dengan cara yang efektif agar banyak penonton dan berujung pada peningkatan penjualan, khususnya untuk produk cookies dan mi koro berbasis MOKORBEF,” ujar Eka. Kegiatan yang  didanai oleh Kedaireka DRTPM Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi tahun 2024 ini juga fokus pada penguatan praktik terbaik dalam manajemen produksi dan supply chain management. Itu menjadi kunci agar produk-produk unggulan mitra IRT seperti mi koro dan cookies koro dapat bersaing secara kompetitif di pasar lokal maupun nasional. Melalui kegiatan ini, UMM berharap para pelaku usaha IRT dapat mengembangkan produk mereka dengan lebih profesional dan meningkatkan daya saingnya sebagai produk unggulan daerah. Sinergi antara inovasi produk pangan sehat dan strategi pemasaran yang inovatif diharapkan dapat memperluas jangkauan produk MOKORBEF ke pasar yang lebih luas dan beragam. Berita ini telah tayang pada: https://klikmu.co/dosen-umm-perbaiki-strategi-branding-industri-rumah-tangga-sumenep/

Dosen UMM Optimalkan Komunitas Belajar di SMP Muhammadiyah 8 Kota Batu

Dosen UMM bersama Guru SMP Muhammadiyah 8 kota Batu

Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) gelar kegiatan pengabdian masyarakat di SMP Muhammadiyah 8 Kota Batu. Kegiatan pengabdian masyarakat bertajuk “Optimalisasi Komunitas Belajar” merupakan program yang didanai oleh blockgrant FKIP UMM, dari bulan September hingga Desember 2024. Kegiatan ini, menghadirkan dosen, mahasiswa, kepala sekolah, dan para guru dalam upaya meningkatkan kualitas komunitas belajar di lingkungan sekolah. Kegiatan pengabdian ini dipimpin oleh Prof. Dr. Rr. Eko Susetyarini sebagai ketua pelaksana, didampingi oleh Dra. Roimil Latifa, M.Si, dan Endrik Nurrohman, M.Pd. Pihaknya menjelaskan, bahwa kegiatan ini bertujuan memperkuat pemahaman dan penerapan komunitas belajar dalam meningkatkan proses pembelajaran. “Program ini dilaksanakan dalam rangka meningkatkan kapasitas dan kolaborasi tenaga pendidik di SMP Muhammadiyah 8 Kota Batu,” Prof Eko. Saat kegiatan berlangsung, Prof. Eko menyampaikan berbagai materi yang penting mengenai komunitas belajar, meliputi pengertian komunitas belajar, jenis-jenis komunitas belajar, hingga penggerak dan fokus komunitas tersebut. “Komunitas belajar adalah wadah yang sangat penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Melalui komunitas belajar, kita dapat saling mendukung, berbagi ilmu, dan memperkuat ikatan dalam lingkungan belajar,” ungkapnya. Disamping itu, ia menekankan pentingnya kesadaran bersama bahwa setiap elemen di sekolah memiliki peran untuk menjadi bagian dari komunitas pembelajaran yang aktif. Sementara, Dra. Roimil Latifa, M.Si, selaku pendamping dalam kegiatan ini, menambahkan, bahwa komunitas belajar dapat menjadi langkah awal dalam membangun iklim pendidikan yang lebih positif dan inklusif. “Kami berharap setiap tenaga pendidik dan siswa dapat merasa terlibat dan saling mendukung dalam proses belajar mengajar. Dengan adanya komunitas belajar yang kuat, sekolah dapat menjadi tempat yang nyaman dan inspiratif bagi siswa,” paparnya. Ditempat yang sama, Endrik Nurrohman, M.Pd., sebagai salah satu pendamping lainnya, menjelaskan, bahwa kegiatan ini juga mengupayakan sinergi antara guru, mahasiswa, dan dosen sebagai langkah kolaboratif dalam mendukung pengembangan kualitas pendidikan. Menurut Endrik, program ini adalah langkah konkrit dalam menciptakan komunitas belajar yang berbasis kolaborasi, di mana setiap pihak saling melengkapi. Merespon hal itu, Kepala SMP Muhammadiyah 8 Kota Batu, Windra Rizkiyana, S.Pd., M.Pd., sangat mengapresiasi kegiatan pengabdian ini dan menilai bahwa kegiatan ini membawa dampak positif bagi sekolah. “Kami sangat berterima kasih atas adanya kegiatan ini. Selain menambah wawasan bagi para guru, program ini juga memperkuat kualitas sekolah kami dalam menjalankan pendidikan yang lebih baik,” tutur Windra. Dia menilai, kehadiran para akademisi dari UMM memberikan perspektif baru dan membantu para tenaga pendidik di sekolah dalam membangun komunitas belajar yang efektif. Dengan begitu, pihaknya berharap, adanya kegiatan ini, diharapkan komunitas belajar di SMP Muhammadiyah 8 Kota Batu dapat berkembang lebih optimal dan terus memberikan manfaat bagi seluruh civitas akademika. “Program pengabdian ini juga diharapkan mampu menjadi contoh untuk sekolah-sekolah lainnya dalam mengembangkan komunitas belajar yang aktif, inklusif, dan berorientasi pada peningkatan kualitas pendidikan secara berkelanjutan,” tukasnya. Berita ini telah tayang pada: https://mediapribumi.id/dosen-umm-optimalkan-komunitas-belajar-di-smp-muhammadiyah-8-kota-batu/

Dosen UMM Dorong Kualitas dan Kuantitas Produk Tepung Sehat di Sumenep

Tim UMM bersama mitra IRT Sumenep, setelah melakukan sosialisasi dan pendampingan

Dalam rangka meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi pangan sehat berbahan dasar tepung tanaman kacang koro, Tim dari Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi dan Pendampingan Produksi Produk Berbasis MOKORBEFI. Sebagaimana diketahui, bahwa MOKORBEF adalah Modified Koro Bean Flour, produk tepung koro bermerek yang telah di hak cipta oleh Prof. Dr. Elly Purwanti, MP. Acara ini dihadiri oleh 28 peserta yang merupakan perwakilan dari dua mitra industri rumah tangga (IRT) asal Sumenep, diantaranya CV Akancatani, yang memproduksi cookies berbahan dasar koro, dan UD Bunga Anggrek, yang memproduksi mie koro. “Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pendampingan kepada mitra IRT dalam memproses koro menjadi tepung MOKORBEF, serta mengolahnya menjadi produk siap saji seperti cookies dan mie. Proses ini tidak hanya meningkatkan nilai gizi, tetapi juga mengedepankan manfaat kesehatan dari MOKORBEF,” kata Prof. Dr. Elly Purwanti, selaku ketua pelaksana. Pihaknya menjelaskan, bahwa Kegiatan ini dipandu oleh dua pemateri utama, diantaranya Prof. Dr. Warkoyo, ahli food processing, dan Dr. Asmah Hidayati, auditor halal yang memberikan bimbingan terkait sertifikasi halal untuk memastikan produk-produk ini dapat tersertifikasi dengan baik. Prof Elly Purwanti, menekankan komitmen UMM dalam mendukung upaya pengembangan bisnis turunan MOKORBEF secara berkelanjutan. “Kami berkomitmen untuk terus melakukan upaya scale up bisnis produk turunan dari MOKORBEF ini. Dampaknya akan dirasakan luas, tidak hanya bagi mitra IRT tetapi juga bagi peneliti UMM,” tuturnya. Dengan begitu, ia berharap melalui kegiatan ini, masyarakat merasakan dampak baik, dari kegiatan yang telah dilaksanakan. “Kami berharap masyarakat semakin mengenal dan merasakan manfaat dari MOKORBEF, yang sudah terdaftar sebagai hak kekayaan intelektual atas nama UMM, sehingga akan tercipta sinergi yang saling menguntungkan,” ujarnya. Harapan lain, dengan adanya kegiatan ini, diharapkan produk berbasis MOKORBEF seperti mie koro dan cookies koro dapat diterima lebih luas oleh masyarakat, sekaligus mendorong inovasi produk pangan sehat yang bersertifikat halal. “Kegiatan ini juga merupakan wujud sinergi yang kuat antara pihak akademisi dan pelaku industri rumah tangga dalam rangka memajukan produk lokal yang berkualitas dan bermanfaat bagi kesehatan masyarakat,” tandasnya. Sementara, Haji Budi, Ketua UD Bunga Anggrek, turut menyatakan dukungannya terhadap program ini. Ia menilai kegiatan tersebut dapat memotivasi dan meningkat pengetahuan. “Kami siap untuk memproduksi pangan sehat dan halal berbahan MOKORBEF ini. Saya dan masyarakat akan merasakan manfaat kesehatannya, dan kami merasa terbantu dalam meningkatkan bisnis kami,” kata Haji Budi dengan wajah optimis. Berita ini telah tayang pada: https://mediapribumi.id/dosen-umm-dorong-kualitas-dan-kuantitas-produk-tepung-sehat-di-sumenep/

Pendampingan Guru Bermutu Berbasis Lesson Study Learning Community untuk Peningkatan Kualitas Pembelajaran Di SMP Muhammadiyah 8 Kota Batu

Kegiatan Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) merupakan program yang melibatkan mahasiswa dalam aktivitas bermanfaat langsung bagi masyarakat, seperti penyuluhan kesehatan, pelatihan keterampilan, hingga penggalangan dana untuk mendukung komunitas tertentu. Program ini mencakup berbagai bidang, termasuk pendidikan, lingkungan, sosial, dan ekonomi, serta bertujuan untuk mengaplikasikan hasil penelitian Universitas Muhammadiyah Malang dalam bentuk nyata (hilirisasi). Pada kegiatan ini, Kelompok 46 Mahasiswa PMM UMM dari Program Studi Pendidikan Biologi menjadi wadah untuk melaksanakan beragam aktivitas positif. Program mereka dirancang untuk membantu para guru di SMP Muhammadiyah 08 Batu, di bawah bimbingan langsung Prof. Dr. Rr. Eko Susetyarini, M.Si., dosen Program Studi Pendidikan Biologi. Kelompok ini terdiri atas empat anggota, yaitu Dila Afifatul Rohma sebagai koordinator, serta tiga anggota lainnya: Asma’ridaulharir, Isna Putri Arifa, dan Yunike Kharisma Putri, yang semuanya berasal dari Program Studi Pendidikan Biologi. Melalui kegiatan ini, mahasiswa Pendidikan Biologi UMM bertujuan untuk mengimplementasikan temuan penelitian yang telah dilakukan oleh universitas, sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Berikut adalah versi yang lebih terstruktur dan terperinci: Kegiatan Workshop dan Implementasi Open Class Program ini mencakup Workshop Pembuatan Chapter dan Lesson Design berbasis LS-LC (Lesson Study Learning Community) serta Open Class sebagai bentuk implementasi konsep tersebut di SMP Muhammadiyah 08 Batu. Workshop berlangsung sebanyak dua sesi pada Jumat, 1 September 2023, dan Jumat, 8 September 2023, yang bertujuan untuk meningkatkan kompetensi dan keterampilan guru dalam merancang pembelajaran yang efektif serta membangun komunitas pembelajaran yang kolaboratif di lingkungan sekolah. Workshop ini dirancang secara interaktif, dengan melibatkan peserta dalam diskusi, latihan praktis, dan berbagi pengalaman, sehingga mendorong penerapan metode pembelajaran berbasis LS-LC yang relevan dan efektif. Selanjutnya, kegiatan Open Class dilaksanakan sebanyak dua kali pertemuan (dua siklus) pada mata pelajaran IPA, IPS, Bahasa Indonesia, dan Bahasa Inggris. Open Class memberikan kesempatan bagi guru dan pemangku kepentingan lainnya untuk mengamati secara langsung penerapan konsep Lesson Study Learning Community. Tujuannya adalah memperkuat pemahaman guru tentang metodologi pembelajaran berbasis LS-LC, mengasah keterampilan mereka dalam menyampaikan materi secara efektif, dan memfasilitasi kolaborasi antar guru untuk berbagi ide serta strategi terbaik dalam pengajaran. Melalui pendekatan ini, para guru didorong untuk lebih memahami materi yang diajarkan, menyampaikan pembelajaran secara menarik dan mudah dipahami, serta meningkatkan kerja sama antar rekan sejawat. Langkah ini diharapkan mampu menciptakan proses belajar mengajar yang lebih efektif, relevan dengan kebutuhan siswa, serta mampu membantu mereka mencapai potensi maksimal dalam belajar. Penutup Kegiatan: Penyerahan Penghargaan Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) memberikan penghargaan berupa alat bantu pembelajaran kepada Kepala Sekolah SMP Muhammadiyah 08 Batu, Bapak Windra Rizkiyana, M.Pd., dan para guru lainnya. Pemberian ini merupakan bentuk apresiasi atas dukungan penuh yang telah mereka berikan selama pelaksanaan program. Dengan berakhirnya kegiatan ini, diharapkan program Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) ini membawa manfaat nyata bagi siswa-siswi, para guru, serta komunitas sekolah, khususnya dalam mendukung terciptanya ekosistem pendidikan yang inovatif, efektif, dan inspiratif. (Rilis oleh: PMM Kelompok 46)

PBIO FKIP UMM Kuatkan Pembelajaran Inovatif Guru Muhammadiyah Kota Batu

PBIO FKIP UMM Kuatkan Pembelajaran Inovatif Guru Muhammadiyah Kota Batu

Tim Blockgrant Prodi Pendidikan Biologi FKIP UMM bekerjasama dengan Majlis DIKDASMEN Muhammadiyah Kota Batu menggelar acara Pelatihan Pembelajaraan PBL dan PjBL, 26 Oktober 2023 lalu. Kegiatan ini dalam rangka meningkatkan kompetensi Guru IPA di SMP dan SMA. “Aksi ini didorong oleh kesadaran atas perlunya akselerasi dunia pembelajaran terhadap perkembangan teknologi yang berkembang jauh lebih pesat. Baik Tim Blockgrant maupun Majlis Dikdasmen Muhammadiyah Kota Batu menyadari perlunya dilakukan pelatihan dan pendampingan ini agar para guru di sekolah memiliki kapasitas mengimplementasikan pembelajaran modern dan unggul dengan baik dan benar, ujar Dr. Nurwidodo, MKes selaku Ketua Majlis Dikdasmen Muhammadiyah Kota Batu. Ia menambahkan bahwa pembelajaran PBL dan PjBL ini kita kenal sebagai pembelajaran inovatif, modern dan mendapatkan endorsemen oleh kurikulum merdeka (KURMER), serta didukung oleh keputusan dari dirjen GTK nomor 2019. Secara khusus ketua Tim Blockgrant, Dr. Iin Hindun, M.Kes, menyatakan bahwa acara pelatihan ini tidak sekedar memberikan penguatan pengetahuan guru, tetapi juga apresiasi dan keterampilan terhadap pembelajaran inovatif. “Oleh karena itu, pelatihan ini dilaksanakan dengan pola lesson study. Melalui pola lesson study ini, maka guru akan memperoleh pendampingan dalam merancang, melaksanakan pembelajaran dan melakukan refleksi pembelajaran inovatif.” ujar dosen PBIO FKIP UMM ini. Pembelajaran inovatif, menurut beliau akan dapat meningkatkan kemampuan berpikir tingkat tinggi (HOTS) dan 4C dan ini merupakan tuntutan pembelajaran abad ke-21. Sementara itu ketua tim Pembelajaran Inovatif, Dra. Sri Wahyuni, M.Kes menyatakan bahwa program ini ditujukan untuk meningkatkan pemahaman dan kompetensi guru dalam mengimplementasikan laangkah langkah atau sintaks model pembelajaran PBL dan PjBL, karena banyak sekali ditemukan di lapang bahwa guru kurang tepat dalam mengimplementasikan sintaks. Akibat dari kekurang tepatan dalam mengimplementasikan sintaks ini maka tujuan untuk mendapatkan hasil berupa kemampuan berpikir kritis, kreativ, komunikatif dan kolaboratif siswwa menjadi tidak tercapai. Bahkan yang lebih mengkawatirkan lagi, menurut beliau adalah terjadinya pembelajaran semu (pseudo teaching). Ridha, salah satu peserta dari SMAM 3 Kota Batu menyatakan bahwa dengan pelatihan ini maka saya menjadi lebih faham cara menyusun sintaks PBL yang terintegrasi dengan materi yang diajarkan. “Sebelumnya saya tidak mempertimbangkan rasional yang mesti berlaku pada setiap tahapan model PBL, sehingga pembelajaran yang saya lakukan kurang memberikan kesempatan pada siswa untuk belajar secara bermakna” tegas Ridha. Hal senada disampaikan oleh Shihab, guru SMPM 3. Ia menyatakan bahwa banyak guru di lapang yang belum paham sepenuhnya berkaitan dengan cara yang baik dan benar dalam mengintegrasikan materi pelajaran kedalam sintak pembelajaran. Melalui pelatihan ini maka ia merasa mendaapatkan pembimbingan dan pembinaan untuk menjadi guru yang literate terhadap model pembelajaran dan selalu mengupayakan hal yang terbaik dalam praktek pembelajaran di tempat tugasnya. Sementara itu Ainur, guru SMKM 1 Kota Batu menyatakan bahwa model pembelajaran PjBL yang menjadi tema pelatihan ini sangat seesuai dengan kebutuhan pembelajaran di SMK jurusan pasca panen dan produksi makanan. Ketua Majlis Dikdasmen Muhammadiyah KWB, Dr. Nurwidodo, M.Kes. menyatakan bahwa sekolah di dalam wilayah otoritasnya membutuhkan aliran inovasi dan pendampingan dari FKIP yang memiliki kompetensi sebagai peretas pembelajaran inovatif dan modern. Oleh karena itu, Majlis Dikdasmen Muhammadiyah Kota Batu menyatakan rasa terimakasihnya kepada Tim Blockgrant dan Pembelajaran Inovatif Prodi Pendidikan Biologi FKIP UMM yang telah menyelenggarakan pelatihan pembelajaran inovatif kepada guru IPA di SMP, SMA dan SMK Muhammadiyah Kota Batu. Terlebih pelatihan ini dilakukan dalam platform lesson study yang tentunya lebih memberikan manfaat karenna diikuti dengan pendampingan sejak penyusunan RPP, buka kelas, refleksi dan tindak lanjutnya. Berita ini telah tayang pada: https://jatimaktual.com/blog/2023/10/28/pbio-fkip-umm-kuatkan-pembelajaran-inovatif-guru-muhammadiyah-kota-batu/

Tim Pengabdian UMM dampingi guru di Kota Batu mengembangkan pembelajaran STEM berbasis Keunggulan Lokal

Batu — Kamis, 26 Oktober 2023, Tim pengabdian blockgrant FKIP UMM melaksanakan pendampingan kepada para guru di SMA Muhammadiyah 3 Batu untuk mengembangkan pembelajaran STEM berbasis keunggulan lokal. Batu merupakan kota administratif yang terkenal dengan berbagai atraksi wisatanya dari tempat wisata berbasis teknologi modern sampai wisata berbasis agroindustri. Hal ini tentu menjadi bekal yang dapat dikembangkan oleh sekolah dalam pembelajaran. Tujuannya adalah tidak lain untuk meningkatan kompetensi siswa baik soft skill dan hard skill yang sesuai dengan potensi wilayah Kota Batu. Kegiatan ini adalah salah satu strategi yang ditujukan untuk peningkatan kompetensi guru utamanya agar bisa membekali siswanya dengan pembelajaran STEM yang bermakna berbasis unggulan daerah. Dalam kesempatan ini dibuka oleh Kepala SMA Muhammadiyah 3 Batu, Karnadi Utomo, S.Pd yang menjelaskan dalam sambutannya tentang pentingnya mengangkat potensi lokal batu dalam pembelajaran. “Kami sangat senang dan mengucapkan terimakasih atas pendampingan oleh tim pengabdian blockgrant FKIP UMM ini Kedepannya diharapkan guru kita dapat lebih kompeten untuk mengembangkan STEM, terlebih lagi dihubungkan komoditas unggulan Kota Batu” pungkasnya. Kegiatan ini merupakan kegiatan Focus Group Discussion yang menjadi inisiasi program pengabdian kita untuk menjadikan guru di SMA Muhammadiyah 3 Batu lebih expert lagi dalam pengembangan STEM. Selanjutnya kegiatan yang akan dilakukan adalah workshop penyusunan pembelajaran STEM. STEM ini bukan merupkan hal baru di sekolah, karena kita yakin bahwa guru telah menerapkan frame work STEM namun belum menyadari dan belum terorganisir, pungkas ketua tim PkM, Fuad Jaya Miharja, M.Pd. Beliau merupakan salah satu dosen prodi pendidikan biologi UMM yang fokus penelitian dan pengabdiannya dalam pengembangan STEM setidaknya bapak fuad merupakan Trainer Nasional STEM Indonesia, berkolaborasi dengan Bapak Mirza Nuryady, M.Sc untuk menjadi fasilitator dalam kegiatan pengabdian ini. Kegiatan ini memiliki tujuan akhir yaitu untuk membentuk cara berfikir siswa dengan pembelajaran bermakna menggunakan masalah-masalah yang terjadi disekitar siswa. Hal ini tentunya akan meningkatkan keinginan belajar siswa dan cenderung meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Harapannya siswa akan siap menghadapi permasalahan-permasalahan disekitarnya dan menjadikannya pribadi yang tangguh dan kreatif.   Berita ini telah tayang pada: https://klikmu.co/kembangkan-pembelajaran-stem-berbasis-keunggulan-lokal-di-kota-batu/